Jumintono Jumintono
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Modul Manajemen Sekolah Aman Bencana untuk SMP di Kabupaten Temanggung Nurul Azizah Desi Wulandari; Rahmat Mulyono; Jumintono Jumintono
Media Manajemen Pendidikan Vol 9 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v9i1.22088

Abstract

Schools located in disaster-prone areas face substantial risks to the safety of school communities and the continuity of learning processes, requiring systematic and well-planned management to enhance preparedness. This study aimed to develop a disaster-safe school management model to improve school preparedness in accordance with the School-Based Disaster Preparedness Program (Satuan Pendidikan Aman Bencana/SPAB). This study employed a Research and Development (R&D) approach encompassing needs analysis, product design and development, expert validation, revision, and limited field testing. The research subjects included school principals, teachers, and educational staff from disaster-prone areas. Data were collected through interviews, questionnaires, and document analysis and analyzed using qualitative and quantitative descriptive techniques. The findings indicate that disaster preparedness management has not been fully integrated into educational management functions, particularly in planning, implementation, and evaluation. The developed model covers four key areas: facilities and infrastructure, curriculum, financial management, and human resources. Expert and practitioner evaluations confirmed that the model is feasible and has the potential to enhance school preparedness. Therefore, this model may serve as a practical reference for strengthening SPAB implementation in disaster-prone educational settings.
PERSEPSI SISWA TERHADAP EFEKTIVITAS APLIKASI PRESENSI DIGITAL “SREGEP” DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS VIIID DI MTS NEGERI 1 YOGYAKARTA Ikha Ayu Sulistyarini; Jumintono Jumintono; Saryanto Saryanto
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.11925

Abstract

Student attendance is a fundamental indicator of learning success, influenced by both internal and external factors. In line with technological advancement, MTs Negeri 1 Yogyakarta developed a barcode-based digital attendance application called "Sregep". However, a systematic evaluation of student perceptions in the Olympiad class (VIII D), which is characterized by dense schedules, high mobility, and intensive technology use, had never been conducted. This study aimed to describe grade VIII D students' perceptions of the effectiveness of the "Sregep" application in improving discipline and learning motivation, its impact on academic achievement, and to identify the technical challenges encountered. This study employed a quantitative descriptive approach with a survey method. The entire population of 30 grade VIII D students was selected using a total sampling technique. Data were collected through closed-ended and open-ended questionnaires distributed via Google Forms and analyzed using descriptive statistics. Results showed that ease of use was rated very good with a mean of 5.00, discipline improvement was in the good category with a mean of 4.10, learning motivation increased with a mean of 3.97, and the impact on academic achievement was moderately positive with a mean of 3.73. The main obstacles were difficulty scanning student cards (40%) and queues due to limited scanning points (13%). A comparison of discipline levels before and after application use showed an increase in the "Very Disciplined" category from 20% to 37%. The "Sregep" application proved effective in promoting student attendance discipline and requires further development through additional scanning points and alternative verification features. ABSTRAK Kehadiran siswa merupakan indikator fundamental keberhasilan pembelajaran yang dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Seiring perkembangan teknologi, MTs Negeri 1 Yogyakarta mengembangkan aplikasi presensi digital berbasis scan barcode bernama "Sregep". Namun, evaluasi sistematis terhadap persepsi siswa kelas olimpiade (VIII D) yang memiliki karakteristik jadwal padat, mobilitas tinggi, dan penggunaan teknologi intensif belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi siswa kelas VIII D terhadap efektivitas aplikasi "Sregep" dalam meningkatkan kedisiplinan, motivasi belajar, dan dampaknya terhadap prestasi, sekaligus mengidentifikasi kendala teknis yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi seluruh siswa kelas VIII D berjumlah 30 orang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen berupa kuesioner tertutup dan terbuka yang disebarkan melalui Google Form dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan aplikasi berada pada kategori sangat baik dengan rerata 5,00, peningkatan kedisiplinan pada kategori baik dengan rerata 4,10, motivasi belajar meningkat dengan rerata 3,97, dan dampak pada prestasi cukup positif dengan rerata 3,73. Kendala utama yang dihadapi adalah kartu pelajar sulit terbaca (40%) dan antrean akibat keterbatasan titik scan (13%). Perbandingan kedisiplinan sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi menunjukkan peningkatan kategori "Sangat Disiplin" dari 20% menjadi 37%. Aplikasi "Sregep" terbukti efektif mendorong peningkatan kedisiplinan kehadiran siswa dan perlu dikembangkan lebih lanjut melalui penambahan titik scan serta fitur verifikasi alternatif.
PEMANFAATAN BUKU DIGITAL DALAM PLATFORM RUMAH PENDIDIKAN DALAM MEMBANGUN MOTIVASI LITERASI SISWA KELAS II SD NEGERI GIRIREJO Sutami Kurniasih; Jumintono Jumintono; Rahmat Mulyono
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.12935

Abstract

Low literacy motivation among early grade students remains a persistent challenge in elementary education, particularly in selecting media that aligns with students' cognitive developmental characteristics. This study aimed to analyze the utilization of digital books through the Rumah Pendidikan Platform by Kemendikdasmen in building literacy motivation among second-grade students at SD Negeri Girirejo. A descriptive qualitative approach was employed, with all 19 second-grade students as research subjects. Data were collected through participatory observation, semi-structured interviews, and documentation. Data analysis followed the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña (2014), encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. The results revealed that 89.47% of students (17 out of 19) demonstrated increased literacy motivation, indicated by greater reading enthusiasm, independent book selection, and longer attention spans compared to when using printed books. Supporting factors included the availability of technological devices, adequate internet access, and teachers' competence in facilitating digital learning. Inhibiting factors were related to differences in students' initial literacy abilities and digital technology skills. This study concludes that digital books within the Rumah Pendidikan Platform have strong potential as an innovative and effective medium to strengthen literacy culture in elementary schools, particularly among lower-grade students. ABSTRAK Motivasi literasi siswa kelas rendah masih menjadi tantangan dalam pembelajaran di sekolah dasar, khususnya dalam memilih media yang sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan buku digital dalam Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen dalam membangun motivasi literasi siswa kelas II SD Negeri Girirejo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek seluruh siswa kelas II yang berjumlah 19 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 89,47% siswa (17 dari 19 siswa) mengalami peningkatan motivasi literasi yang ditandai dengan meningkatnya antusiasme membaca, keaktifan memilih bacaan secara mandiri, serta durasi perhatian yang lebih lama dibandingkan saat menggunakan buku cetak. Faktor pendukung keberhasilan meliputi ketersediaan perangkat teknologi, akses internet yang memadai, serta kompetensi guru dalam memfasilitasi pembelajaran digital. Adapun faktor penghambat berkaitan dengan perbedaan kemampuan literasi awal dan keterampilan penggunaan teknologi digital antarsiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa buku digital dalam Platform Rumah Pendidikan berpotensi menjadi media inovatif yang efektif untuk memperkuat budaya literasi di sekolah dasar, khususnya pada siswa kelas rendah.