Wandi Adiansah
Universitas Padjadjaran

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Pemimpin Lokal dalam Mengelola Jaringan Pemangku Kepentingan pada Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) Dzikra Putri Lubna Yudanto; Arie Surya Gutama; Wandi Adiansah
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/vmj55358

Abstract

Pemimpin lokal memiliki peran strategis dalam mitigasi bencana berbasis masyarakat, terutama dalam mengelola jaringan pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengurangan risiko bencana. Kemampuan pemimpin dalam membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi lintas aktor menjadi faktor penting dalam memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana, khususnya di wilayah rawan banjir pada hilir daerah aliran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pemimpin lokal pada Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) di Desa Bojong Kulur dalam mengelola Jaringan pemangku kepentingan dalam mitigasi bencana banjir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari enam infoorman, yaitu ketua KP2C, ketua TPBDes, salah satu ketua RW Desa Bojong Kulur, dan masyarakat Desa Bojong Kulur. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan kerangka teori peran pemimpin oleh London & Morfopoulos (2010). Hasil peneltian menunjukkan bahwa pemimpin lokal pada komunitas KP2C berperan dalam mengelola jaringan pemangku kepentingan melalui komunikasi strategis dengan pihak internal dan eksternal, pengelolaan sumber daya lokal, serta pembangunan hubungan antara masyarakat dengan pemangku kepentingan terkait. Peran tersebut memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, serta mendukung terbentuknya sistem mitigasi banjir. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan jaringan pemangku kepentingan oleh pemimpin lokal menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan komunitas terhadap bencana.