Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pola penguatan nilai karakter sosial budaya dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas V di MI Darul Hikmah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan karakter pada siswa sekolah dasar di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang mulai memengaruhi perilaku peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala madrasah, guru kelas V, dan siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan nilai karakter sosial budaya di MI Darul Hikmah dilakukan melalui pembiasaan sehari-hari, keteladanan guru, budaya sekolah, serta kegiatan sosial dan keagamaan. Bentuk penguatan karakter diwujudkan melalui kegiatan berjabat tangan dengan guru, kerja bakti, belajar kelompok, pembiasaan berbicara sopan, dan kegiatan sosial bersama. Penguatan karakter tersebut membentuk sikap gotong royong, tanggung jawab, toleransi, kepedulian sosial, dan penghormatan terhadap orang lain yang sejalan dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Faktor pendukung penguatan karakter meliputi keteladanan guru, budaya sekolah religius, dan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, sedangkan faktor penghambatnya berupa pengaruh penggunaan gawai dan kurangnya pengawasan lingkungan keluarga. Penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan karakter sosial budaya akan lebih efektif apabila dilakukan secara terus-menerus melalui pembiasaan dan keterlibatan seluruh lingkungan sekolah.