Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Tindak Tutur Direktif dan Pesan Edukasi Keselamatan pada Kanal Youtube ‘Sheriff Labrador’ Maryam Taqiyya
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (Juni)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i4.831

Abstract

Perkembangan media digital telah menjadikan YouTube sebagai salah satu ruang belajar informal yang banyak diakses oleh anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan fungsi tindak tutur direktif serta pesan edukasi keselamatan yang disampaikan dalam segmen Safety Tips pada serial animasi Sheriff Labrador. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis, penelitian ini membedah data dialog dan subtitle dari lima episode pilihan berdasarkan kerangka teori tindak tutur direktif George Yule (1996). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan catat (note-taking). Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat jenis tindak tutur direktif yang digunakan secara terstruktur, dengan distribusi frekuensi dominan pada jenis commanding(memerintah) sebesar 38,5% dan forbidding (melarang) sebesar 30,8%. Selanjutnya, tindak tutur suggesting(menyarankan) ditemukan sebesar 23,1% dan requesting (meminta) sebesar 7,7%. Dominasi bentuk perintah langsung dan larangan keras mencerminkan karakteristik komunikasi mitigasi bahaya yang membutuhkan instruksi lugas, tegas, dan tidak ambigu bagi anak usia dini. Secara kontekstual, serial ini berhasil mentransformasikan konsep keselamatan preventif baik ancaman fisik maupun siber—menjadi panduan aplikatif yang melatih pemikiran kritis anak melalui penyampaian alasan logis dan keterlibatan peran orang tua. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya pemilihan strategi kebahasaan yang tepat dalam pembuatan konten edukasi digital guna memastikan pesan keselamatan dapat diinternalisasi dengan baik oleh penonton anak di dunia nyata.