Paryanto Paryanto
Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275 Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, I

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kualitas Data Spasial Bidang Tanah melalui Kegiatan Spatial Data Improvement di Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat Budi Satrio; Sumardi Sumardi; Paryanto Paryanto
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 6 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2026.26874

Abstract

Data spasial yang berkualitas dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti perencanaan, pemetaan dan pengambilan keputusan. Program digitalisasi Peta Pendaftaran yang dimulai tahun 2010 mengharuskan seluruh Peta Pendaftaran dalam format analog yang dimiliki oleh masing-masing Kantor Pertanahan melaksanakan digitalisasi dalam satu sistem referensi yang sama. Ketersediaan peta dasar yang dijadikan sebagai referensi plotting bidang tanah saat itu belum lengkap dan proses digitalisasi tidak dilakukan monitoring dan evaluasi secara ketat sehingga menimbulkan anomali bidang tanah. Studi ini bertujuan untuk melakukan identifikasi, monitoring dan evaluasi kualitas data spasial bidang tanah pada peta pendaftaran KKP terhadap data spasial bidang tanah yang terdapat anomali dan analisis spasial yang menjadi rekomendasi peningkatan kualitas data spasial bidang tanah, melalui kegiatan Spatial Data Improvement yang dilaksanakan di Kantor Pertanahan Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat. Hasil studi menunjukkan bahwa kompilasi hasil analisis spasial/visual klasifikasi kualitas data bidang tanah, ditemukan terdapat 21.902 anomali (11,53%) dari 189.945 bidang tanah. Dari 23 desa yang direkomendasikan untuk dilakukan peningkatan kualitas data, proses peningkatan kualitas hanya bisa dilakukan pada sebagian anomali pada 21 desa di antaranya dikarenakan belum lengkapnya data-data pendukung. Kata kunci: kualitas data pertanahan, data spasial, pemetaan bidang tanah, pendaftaran tanah, anomali