Pipit Leni Lara
Universitas Teknologi Sumbawa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GENERASI Z : PENGARUH KESEPIAN TERHADAP KECENDERUNGAN PERJUDIAN DARING Aisyah Putri Rawe Mahardika; Pipit Leni Lara
Jurnal Riset Psikologi Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Riset Psikologi
Publisher : Departemen Psikologi, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jrp.v9.i1.40

Abstract

Perjudian daring semakin populer dikalangan gen-Z dengan berbagai alasan seperti keinginan untuk mendapatkan uang, mengikuti trend/FoMo, dan memenuhi gaya hidup. Namun, pengguna perjudian daring mengalami peningkatan ketika pandemi Covid-19 terjadi yang mana proses sosialĀ  mengalami perubahan dan kehidupan manusia terhubung secara daring serta interaksi sosial dibatasi yang kemudian menghasilkan emosi negatif. Salah satu emosi negatif yang dinilai berkaitan dengan kecenderungan perjudian daring adalah kesepian. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh kesepian terhadap kecenderungan perjudian daring pada generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi linear. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai signifikansi 0,040 <0,05 dan R Square 0,039 yang artinya terdapat pengaruh kesepian terhadap kecenderungan perjudian daring pada generasi Z sebesar 39%. Oleh karena itu, pengguna perjudian daring yang mengalami kesepian memerlukan intervensi psikologi sebagai penanganan paling efektif untuk mencegah peningkatan kecenderungan, masalah, dan risiko yang ditimbulkan akibat terlibat perjudian daring.
POSITIVE REINFORCEMENT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGEJA PADA ANAK INTELLECTUAL DISABILITY Aisyah Putri Rawe Mahardika; Pipit Leni Lara
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intellectual disability adalah gangguan dengan keterbatasan fungsi kognitif dan fungsi adaptif. Kondisi ini dapat mempengaruhi kemampuan dalam memahami informasi sehingga dapat mengganggu proses belajar. Subjek penelitian seorang anak perempuan berusia 14 tahun didiagnosis mengalami gangguan intellectual disability dalam kategori ringan, menjalani intervensi perilaku menggunakan positive reinforcement. Permasalahan yang dialami klien terdiri dari kurangnya kemampuan membaca. Klien kesulitan untuk mengeja kata per kata. Kurangnya dukungan sosial dalam hal ini ialah orang tua memperburuk keadaan klien. Keluarga kurang mendukung dalam proses belajar anak. Metode asesmen yang digunakan ialah wawancara, observasi dan tes inteligensi Wescler intelligence scale for children (WISC). Intervensi yang digunakan ialah positive reinforcement dengan metode gilingham. Hasil intervensi menunjukkan klien mengalami peningkatan kemampuan membaca yang ditandai dengan peningkatan hasil pre-tes dari awal skor 0 menjadi post-tes skor 19 dalam kemampuan anak mengeja dan membaca.