Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PROBLEMATIKA IMPLEMENTASI ASESMEN AUTENTIK PADA PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DALAM KURIKULUM MERDEKA DI MTS MA’ARIF NU SUKOHARJO WONOSOBO Fidiatul Faizah; Dewi Aryani
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 6 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i6.618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika penilaian asesmen autentik pada pembelajaran Akidah Akhlak dalam Kurikulum Merdeka. Asesmen autentik merupakan bentuk penilaian yang menekankan pada pengukuran kemampuan peserta didik secara menyeluruh meliputi aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan melalui aktivitas pembelajaran yang nyata. Namun, dalam implementasinya masih ditemukan berbagai kendala yang memengaruhi efektivitas pelaksanaan asesmen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika asesmen autentik meliputi keterbatasan waktu guru dalam melakukan penilaian secara menyeluruh, banyaknya administrasi penilaian yang harus disusun, kesulitan guru dalam menentukan instrumen penilaian yang sesuai, rendahnya partisipasi peserta didik dalam proses pembelajaran, serta keterbatasan sarana dan media pembelajaran pendukung. Selain itu, guru juga mengalami kesulitan dalam melakukan penilaian sikap secara objektif karena karakter peserta didik yang beragam. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi problematika tersebut antara lain melalui penggunaan instrumen penilaian yang lebih sederhana, pemanfaatan teknologi digital, penerapan penilaian berbasis proses, serta peningkatan kreativitas guru dalam mengelola pembelajaran. Dengan demikian, pelaksanaan asesmen autentik dalam pembelajaran Akidah Akhlak memerlukan strategi yang efektif agar tujuan pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka dapat tercapai secara optimal.