Maftuhatussolihah
Universitas Islam Negeri Prof. K.H Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRANSFORMASI ESTETIKA EDITORIAL DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN AUDIENS DI MEDIA SOSIAL TIKTOK DAN INSTAGRAM Maftuhatussolihah
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 6 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i6.627

Abstract

Perkembangan media sosial telah membawa perubahan besar terhadap pola komunikasi masyarakat modern. Media massa yang sebelumnya mengandalkan pendekatan jurnalistik konvensional kini dituntut untuk mampu menghadirkan konten yang tidak hanya informatif, tetapi juga menarik secara visual. Dalam konteks tersebut, estetika editorial mengalami transformasi dari sekadar elemen dekoratif menjadi strategi komunikasi digital yang memiliki pengaruh terhadap pembentukan kepercayaan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana transformasi estetika editorial digunakan dalam membangun trust audience di media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur dan observasi digital terhadap pola observasi digital terhadap pola visual konten pada platform TikTok dan Instagram sebagai dua media sosial dengan tingkat peminat tertinggi berdasarkan data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi estetika editorial ditandai dengan penggunaan desain minimalis, konsistensi identitas visual, storytelling visual, motion graphic, humanisasi konten, serta interaktivitas digital yang mampu meningkatkan engagement audiens. Selain itu, estetika editorial juga berperan dalam membangun persepsi profesionalisme media sehingga meningkatkan kredibilitas dan loyalitas audiens. Penelitian ini menyimpulkan bahwa estetika editorial menjadi bagian penting dalam strategi komunikasi media digital karena mampu membangun pengalaman visual, kedekatan emosional, dan kepercayaan publik di era budaya visual digital.