Budi Azhari Muda Hasibuan
Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kurikulum PPKN Berorientasi Critical Thinking dalam Pembentukan Warga Negara Demokratis: Studi Pustaka Budi Azhari Muda Hasibuan; Mora Rizky Adhawiyah; Alya Royani; Heri Yanto Zega
Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan Vol. 18 No. 1 (2026): Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan
Publisher : LPPM IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-riwayah.v18i1.2930

Abstract

The Citizenship Education (PPKn) curriculum plays a strategic role in shaping democratic citizens amidst the challenges of the 21st century. This study aims to examine the implementation of a PPKn curriculum oriented toward developing critical thinking skills as a primary instrument in fostering democratic character. Using a literature review approach, this research analyzes the concepts of the democratic citizen, the essence and functions of Citizenship Education, and the urgency of integrating critical thinking into the curriculum. The results indicate that a critical thinking orientation in Citizenship Education requires humanistic, dialogical, and reflective learning models and strategies. Systematic and adaptive lesson planning serves as a crucial foundation for integrating these skills into the learning process. The implications of implementing this curriculum not only enhance students' analytical acumen regarding social issues but also strengthen the active participation and responsibility of learners as democratic citizens. Thus, strengthening critical thinking skills within Citizenship Education is an essential step in cultivating a generation capable of navigating the dynamics of social change with wisdom
PERAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn DALAM MEMBENTUK KESADARAN POLITIK SISWA: STUDI PUSTAKA Budi Azhari Muda Hasibuan; Suci Rahayu; Ipsa Sipahutar
Mandailing Journal of Education and Sciences Vol. 1 No. 2 (2026): Vol. 1 No. 2, Juli 2026
Publisher : PT Mandailing Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66698/mjoes.v1i2.26

Abstract

Perkembangan teknologi informasi, khususnya media sosial, telah membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial sebagai media pembelajaran dalam membentuk kesadaran politik siswa melalui pendekatan studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial memiliki potensi besar sebagai sarana pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan partisipatif, sehingga mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap isu-isu politik serta nilai-nilai demokrasi, hak asasi manusia, dan Pancasila. Melalui pemanfaatan konten digital seperti video, infografis, dan diskusi daring, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan politik, tetapi juga mengembangkan sikap kritis, toleransi, dan keterampilan partisipasi politik. Namun demikian, penggunaan media sosial juga menghadirkan tantangan berupa disinformasi, ujaran kebencian, serta rendahnya literasi digital yang dapat memengaruhi pola pikir siswa. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif guru dalam mengintegrasikan literasi digital dengan pembelajaran PPKn serta melakukan pendampingan yang tepat agar media sosial dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana edukasi politik. Dengan demikian, media sosial dapat menjadi mitra strategis dalam membentuk generasi muda yang sadar politik, kritis, dan bertanggung jawab sebagai warga negara.