Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbedaan Efektivitas Antara Pilates Exercise Dan Abdominal Streching Exercise Terhadap Intensitas Disminorea Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren Nurul Fata Bondowoso Eliza Dwijayanti; Syaiful Bachri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 6 No. 4 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data sebagaian besar sebanyak 70% dari 10 remaja putri Pondok PesantrenNurulFataBondowosomengalamidisminore,untukpenangannya,remajaputrimengatasinya hanya dengan istirahat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi intesnitas disminore secara non farmakologi yaitu berupa Pilates exercise dan Abdominal streching exercise. Tujuan : Menganalisis perbedaan efektivitas antara pilates exercise dan abdominal streching exercise terhadap intensitas disminorea pada remaja putri di Pondok Pesantren Nurul Fata Bondowoso. Metode: Desain penelitian ini menggunakan quasy experiment dengan jenis design two group postest. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah 20 responden untuk pilates exercise 10 responden dan abdominal streching exercise 10 responden. Instrumen penelitian menggunakan Numeric Rating Scale. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil : Hasil uji wilcoxon intervensi pilates exercise didapatkan p-value 0.004 <0.05, sedangkan untuk intervensi abdominalstrechingexercisedidapatkanp-value0.157>0.05yangartinyanilaip-valuepilatesexercise lebihkecildarinilaip-valueabdominalstrechingexercise. Kesimpulan:Pilatesexerciselebihefektiv dibandingkan abdominal streching exercise dalam menurunkan intensitas disminore pada remaja putri Pondok Pesantren Nurul Fata Bondowoso. Bidan dapat menggunakan Pilates exercise untuk menurunkanintensitasdisminoreapadaremajaputriyangmengalamidisminoreadenganmenggunakan SOP terlampir.
Hubungan Status Anemia dengan Tingkat Dismenorea pada Remaja Putri Revi Vita Hamidah; Susilawati Susilawati; Syaiful Bachri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 2 (2026): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i2.424

Abstract

Banyak remaja menganggap remeh dismenore (nyeri haid), padahal kondisi yang dibiarkan tanpa penanganan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari akibat ketidakstabilan fisik dan emosional—seperti nyeri perut hebat, emosi labil, hingga kecemasan seksual. Dalam jangka panjang, dismenore yang diabaikan juga berisiko memicu komplikasi serius seperti endometriosis dan kemandulan. Di Poltekkes Kemenkes Malang Kampus 1 Jember, prevalensi dismenore terdiri dari 80% kategori ringan dan 20% sedang. Sementara itu, status anemia mahasiswi tercatat 60% normal, 20% anemia ringan, dan 20% anemia sedang. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status anemia dan tingkat dismenore. Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah mahasiswi tingkat 1 Poltekkes Kemenkes Malang Kampus 1 Jember sebanyak 77 orang, dengan sampel sebesar 65 orang yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman's rank. Responden dengan status anemia normal sebanyak 53 orang (81,5%), anemia ringan 8 orang (12,3%), dan anemia sedang 4 orang (6,2%). Sementara itu, responden yang mengalami dismenore ringan sebanyak 33 orang (50,8%), dismenore sedang 29 orang (44,6%), dan dismenore berat 3 orang (4,6%). Hasil uji korelasi Spearman's rank menunjukkan nilai p-value sebesar 0,066 (> 0,05). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status anemia dan tingkat dismenore. Selain anemia, tingkat dismenore dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti aktivitas olahraga, lama menstruasi, dan kondisi psikologis, sehingga faktor-faktor tersebut juga perlu dicegah atau dimitigasi.