Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbedaan Produksi Asi Sebelum dan Sesudah Dilakukan Pijat Woolwich pada Ibu Nifas Hari ke 3-10 Di PMB “ F “ Mama Ketut Sriwulandari; Gumiarti Gumiarti; Kiswati Kiswati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 6 No. 4 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Produksi ASI pada ibu nifas sering mengalami hambatan akibat stres dan kurangnya stimulasi. Menurut (Badan Pusat statistik, 2023) cakupan ASI Ekslusif di Indonesia pada tahun 2023 ialah 73,97% . Data cakupan bayi umur 0-6 bulan yang diberi ASI Ekslusif di Jawa Timur ialah 74,8%, sedangkan data yang diperoleh di Kabupaten Jember ialah 70%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan produksi ASI sebelum dan sesudah dilakukan pijat woolwich pada ibu nifas. Metode : Desain kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimen one group pretest-posttest. Dengan populasi 21 Ibu nifas dan sampel penelitian sebanyak 15 ibu nifas. Menggunakan accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil : Rata - rata produksi ASI sebelum dilakukan pijat woolwich didapatkan Mean 1.333, SD .4880 dan SE .12599 dan hasil rata rata produksi ASI sesudah dilakukan pijat woolwich Mean 2.4667, SD 1.24595 dan SE .32170. Uji Wilcoxon Signed Rank didapatkan hasil p-value 0,00 < α 0,05. Kesimpulan : Pijat Woolwich dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas. Saran : Pijat Woolwich dapat dijadikan alternatif intervensi non-farmakologis oleh tenaga kesehatan maupun masyarakat dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI.