Kualitas pendidikan matematika, khususnya materi Aritmatika Sosial di sekolah dasar, belum optimal dalam menghubungkan konsep dengan konteks dunia nyata, termasuk pengembangan keterampilan kewirausahaan yang penting di abad ke-21. Fenomena bimbingan belajar sebagai inisiatif kewirausahaan sosial menunjukkan kebutuhan mendesak akan materi pengajaran inovatif yang terintegrasi dengan nilai-nilai kewirausahaan sosial (Edu-Sociopreneurship) dan Moderasi Agama. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan e-modul interaktif bernama “MathPreneur Modere” berdasarkan integrasi ini untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan siswa dan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar. Studi ini menggunakan desain deskriptif kualitatif sebagai bagian dari tahap analisis (Analisis Kebutuhan) dalam penelitian pengembangan. Data dikumpulkan melalui teknik observasi (terkait dengan kewirausahaan jasa pendidikan dan kualitas pembelajaran), wawancara (guru dan siswa), dan kuesioner kebutuhan. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, pedoman wawancara, dan kuesioner kebutuhan pengembangan e-modul. Data dianalisis secara interaktif (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan) berdasarkan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan adanya urgensi yang tinggi terhadap modul elektronik yang dapat mengintegrasikan pendidikan matematika dan kewirausahaan, karena bahan ajar yang ada saat ini tidak memfasilitasi keterampilan kewirausahaan sosial dan nilai-nilai moderasi keagamaan. Modul elektronik ini diyakini sebagai solusi efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Matematika Sosial dan mengembangkan keterampilan kewirausahaan pada siswa sekolah dasar, sejalan dengan kebutuhan akan bahan ajar yang inovatif, mandiri, dan kontekstual.