Novaryska Damayanti
Universitas Pendidikan Indonesia Kampus di Cibiru

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Seksual Sejak Dini terhadap Kemampuan Anak Usia 1-6 Tahun dalam Menjaga Diri dan Mengenal Konsep Tubuh Naya Rahmawati; Mahrun Nisa; Dilla Nurhaliza Fatimah; Novaryska Damayanti; Meysa Damayanthi Hidayat; Natasya Salsabila Hamdani; Nisvi Sabrina
Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2025): Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v7i1.38057

Abstract

Pendidikan seksual sejak dini berperan penting dalam membentuk pemahaman konsep tubuh dan kemampuan perlindungan diri anak usia 1–6 tahun. Anak pada tahap ini rentan mengalami kebingungan terkait batasan tubuh, kesulitan mengenali sentuhan tidak aman, hingga ketidakmampuan merespons situasi berisiko apabila tidak dibekali pengetahuan dasar tentang tubuh dan keamanan diri. Pemahaman tubuh yang tepat menjadi fondasi bagi perkembangan rasa aman, kesadaran diri, serta pembentukan perilaku protektif pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan seksual sejak dini terhadap kemampuan anak dalam menjaga diri dan mengenal konsep tubuh melalui penelitian sistematis berbagai penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan penelusuran literatur pada berbagai database, seleksi artikel berdasarkan kriteria inklusi–eksklusi, serta analisis tematik untuk mengidentifikasi pola temuan. Sebanyak 20 artikel dianalisis dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seksual yang disampaikan melalui media visual, cerita, permainan peran, dan aktivitas berbasis pengalaman terbukti meningkatkan pemahaman anak mengenai area tubuh pribadi, batasan sentuhan, serta keterampilan perlindungan diri seperti menolak, menghindar, dan melapor kepada orang dewasa tepercaya. Pendidikan seksual yang konsisten dan sesuai perkembangan anak mampu memperkuat rasa aman, kepercayaan diri, dan perilaku protektif.