Sari Hidayah
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Distribusi Dana ZIS dan Kondisi Pasar Tenaga Kerja terhadap Kemiskinan dalam Perspektif Ekonomi Islam: Bukti Empiris Data Time Series pada Provinsi Jawa Barat Periode 2020–2024 Sari Hidayah; Elisa Fitri Nazarani; Haditias Haditias; Adelio Hatta Arafat S
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/mfvefr51

Abstract

Kemiskinan masih menjadi permasalahan pembangunan di Provinsi Jawa Barat yang dipengaruhi oleh tingginya pengangguran, ketimpangan pendapatan, dan belum optimalnya pemerataan kesejahteraan. Dalam perspektif ekonomi Islam, distribusi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berperan sebagai instrumen keuangan sosial untuk membantu pengentasan kemiskinan melalui redistribusi pendapatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh distribusi dana ZIS dan kondisi pasar tenaga kerja terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Barat periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode time series. Data yang digunakan berupa data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan publikasi resmi lainnya. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda yang mencakup pengujian asumsi klasik. Pengujian ini meliputi normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Penelitian menunjukkan bahwa pembagian dana ZIS dan keadaan pasar kerja mempengaruhi tingkat kemiskinan. Distribusi dana ZIS mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat mustahik, sedangkan tingginya pengangguran meningkatkan risiko kemiskinan. Secara simultan, kedua variabel mampu menjelaskan variasi tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengentasan kemiskinan memerlukan integrasi antara optimalisasi instrumen keuangan sosial Islam dan kebijakan ketenagakerjaan. Oleh karena itu, pemerintah dan lembaga pengelola zakat perlu memperkuat sinergi kebijakan ekonomi dan sosial untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata dan berkelanjutan.