Ahsan Nurhadi
Pusat Studi Lingkungan Hidup, Universitas Gadjah Mada, Kompleks Gedung PSLH-EFSD UGM, Jl. Kuningan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta 55281 | Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Pendahuluan Pemetaan Potensi Karbon Sequester Sebagai Upaya Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim di Kepulauan Kei, Maluku Tenggara Djati Mardiatno; Ahsan Nurhadi; Galih Dwi Jayanto; Retno Suryandari; Rahula Hangga Nurhendro
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 24, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.24.1.%p

Abstract

Kabupaten Maluku Tenggara merupakan daerah kepulauan dengan jumlah pulau sebanyak 83 pulau yang masyarakatnya sangat bergantung pada kondisi laut serta rentan terhadap dampak perubahan iklim. Strategi yang dikenal efektif untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim salah satunya adalah Solusi Berbasis Alam (Nature based Solution/ NbS). Salah satu NbS yang paling efektif yaitu hutan mangrove sehingga diperlukan pemetaan hutan mangrove beserta Above Ground Biomass (AGB). Tujuan penelitian ini adalah memetakan potensi carbon sequester pada ekosistem mangrove. Penelitian ini menggunakan citra sentinel-2 MSI level-2A yang diolah menggunakan platform Google Earth Engine (GEE) dan diklasifikasikan menggunakan parameter Normalized Difference Moisture Index (NDMI) dengan range spectral -0,22 sampai 0,55 dan Modified Normalized Difference Water Index (MNDWI) dengan range -0,6 sampai 0,55. Setelah diperoleh luas area hutan mangrove, digunakan data Sentinel-2 dan Global Ecosystem Dynamics Investigation (GEDI) untuk melatih model penghitungan biomassa dan dilanjutkan dengan penghitungan biomassa dipadukan dengan algoritma random forest sehingga dihasilkan nilai luas area mangrove dan nilai AGB hutan mangrove. Berdasarkan hasil analisis, hutan mangrove di Pulau Kei Kecil terluas terletak di Kecamatan Kei Kecil Barat hingga Hoat Sorbay dengan distribusi AGB yang didominasi warna merah (0-90 Ton/ha) dan kuning (90-130 Ton/ha) dan sebagian kecil zona hijau (>300 Ton/ha). Analisis korelasi Pearson menunjukkan bahwa nilai AGB hutan mangrove di Pulau Kei Kecil memiliki korelasi positif (0.985) yang kuat dengan luas area hutan mangrove. Dengan mengetahui AGB dari ekosistem mangrove di Pulau Kei Kecil maka dapat dirumuskan strategi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim berbasis alam (Nature based Solution) untuk Kabupaten Maluku Tenggara.