This Author published in this journals
All Journal SmartComp
Dwi Noor Jumiati
Universitas Muhammadiyah Pontianak

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN PERFORMA ALGORITMA NAIVE BAYES DAN SVM UNTUK KLASIFIKASI CUACA EKSTRIM DI KABUPATEN SINTANG Dwi Noor Jumiati
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 15, No 2 (2026): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v15i2.10120

Abstract

Fenomena perubahan iklim yang semakin kompleks telah memengaruhi pola cuaca di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Sintang, yang ditandai dengan meningkatnya intensitas hujan deras maupun suhu panas tinggi yang berpotensi mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Kondisi tersebut menuntut adanya model klasifikasi yang mampu mengidentifikasi cuaca ekstrim secara akurat guna mendukung mitigasi bencana dan kebijakan daerah. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja algoritma naïve bayes dan Support Vector Machine (SVM) dalam mengklasifikasikan cuaca ekstrim menggunakan parameter meteorologi pada periode 2020–2024. Data diolah melalui normalisasi Min-Max Scaler, pembagian data latih dan uji, serta pengujian performa menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, F1-score, dan AUC-ROC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SVM menghasilkan performa lebih baik dibandingkan naïve bayes dengan nilai akurasi dan metrik evaluasi lainnya yang lebih tinggi. Pembagian data dengan proporsi 80:20 memberikan akurasi terbaik dan lebih stabil dibandingkan proporsi lainnya. Uji validasi variabel menunjukkan bahwa curah hujan (RR) merupakan faktor paling dominan, dibuktikan dengan penurunan akurasi signifikan hingga 0,59 ketika variabel ini dihilangkan. Dengan demikian, algoritma SVM dinyatakan lebih sesuai digunakan untuk klasifikasi cuaca ekstrim di Kabupaten Sintang, serta hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar strategi mitigasi bencana dan perumusan kebijakan berbasis data.