Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Training of Trainer (TOT) Penyusunan Instrumen Identifikasi Bakat Atlet Cabang Olahraga Atletik Metode Excellent Talent Identification Development (ETID) Berbasis Sport Science Dwinda Abi Permana; Dwi Kurnia Shandy
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i2.4714

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan berdasarkan temuan rendahnya pengetahuan pelatih atletik di Malang Raya terhadap metode identifikasi bakat atlet berbasis sport science. Hasil observasi yang dilakukan tim pengabdian menemukan bahwa sebagian besar pelatih masih menggunakan pengalaman semasa menjadi atlet dalam penyusunan instrumen identifikasi bakat atlet. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi pelatih melalui Training of Trainer (TOT) penyusunan instrumen identifikasi bakat atlet cabang olahraga atletik menggunakan model ETID (Excellent Talent Identification Development) yang terkoneksi dengan sport science. Kegiatan pengabdian ini diselenggarakan pada tanggal 30-31 Agustus 2025 di Sport Center Kota Malang diikuti oleh 23 pelatih yang aktif di bawah naungan pengurus cabor PASI Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang. Metode kegiatan terdiri dari beberapa tahapan diantaranya pengordinasian penyusunan alat, penguatan teori dasar dan praktik penggunaan instrumen identifikasi bakat menggunakan ETID, evaluasi pelaksanaan ToT melalui pretest dan posttest. Hasil dapat ditunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan pada semua aspek, meliputi pemahaman konsep identifikasi bakat (42% ke 96%), penggunaan alat ukur (33% ke 87%), serta penerapan metode ETID (20% ke 90%). Program pengabdian masyarakat yang sudah dilaksanakan ini terbukti efektif dalam mengubah pengetahuan pelatih dari berbasis discovery/inquiry learning serta dapat menjadi rekomendasi sebagai model Training of Trainer (ToT) secara berkelanjutan di daerah lain.