Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Wisata Pemancingan Bendungan Way Riden Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Agus Trioni Nawa; Okta Ar-Rifa; Nur Haliza Laily; Nur Atikah Rahmadea; Novellia Bunga Pratiwi; Rara Presila; Muhammad Abu Syarif; Muhammad Miftahul Iman; Revy Khovifah Lestari
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i2.5916

Abstract

Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat merupakan salah satu strategi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk melalui wisata pemancingan. Di Kampung Bumi Nabung Baru, terdapat Bendungan Way Riden yang memiliki potensi sebagai destinasi wisata pemancingan, namun belum dikelola secara terarah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian dilakukan untuk mengoptimalkan potensi tersebut melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemetaan potensi dan identifikasi masalah, aksi lingkungan melalui pembersihan kawasan bendungan, pengembangan sarana pemancingan sederhana, edukasi perikanan dan lingkungan, penyusunan aturan pemancingan, penguatan promosi digital, serta pelaksanaan event mancing mini sebagai bentuk implementasi program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan pada aspek penataan lingkungan, peningkatan kesadaran masyarakat, serta terbentuknya aturan pengelolaan sebagai dasar tata kelola wisata pemancingan. Selain itu, mulai terlihat integrasi antara aktivitas wisata dengan kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM, meskipun dampak ekonomi yang dihasilkan masih berada pada tahap awal. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa keberlanjutan program memerlukan penguatan kelembagaan pengelola serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan wisata dan promosi. Oleh karena itu, pendampingan lanjutan diperlukan agar pengembangan wisata pemancingan dapat berjalan secara lebih terarah dan berkelanjutan dalam mendukung ekonomi lokal.
STRATEGI ADAPTASI PONDOK PESANTREN DALAM MEMPERSIAPKAN SUMBER DAYA MANUSIA MENGHADAPI ERA SOCIETY 5.0 Agus Trioni Nawa; Yeasy Agustina Sari
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i2.9491

Abstract

The development of digital technology in the of Society 5.0 requires educational institutions to adapt in preparing competent, adaptive, and strong character human resources. Pesantren (Islamic Boarding School), as value-based educational institutions, face challenges in integrating technology without neglecting long-established traditions and moral values. This study aims to analyze the learning adaptation strategies of pesantren in preparing human resources to face the Society 5.0 era through educational implementation. This study employed a qualitative approach using a case study method conducted at one pesantren. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation, involving pesantren leaders, teachers, and students as research subjects. The data were analyzed using thematic analysis through data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source triangulation. The findings indicate that pesantren adaptation strategies include strengthening a digital literacy–based curriculum, developing 21st-century skills, implementing information technology–based extracurricular programs, and enhancing teachers’ competencies in utilizing educational technology. These adaptations are carried out through a progressive–conservative approach, which integrates technological innovation with traditional pesantren values. This study contributes by offering an adaptive educational model for pesantren that is relevant to addressing the challenges of the Society 5.0 era. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital pada era Society 5.0 menuntut lembaga pendidikan untuk mampu beradaptasi dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, adaptif, dan berkarakter. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis nilai menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan teknologi tanpa mengabaikan tradisi dan nilai moral yang telah mengakar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi pondok pesantren dalam mempersiapkan SDM menghadapi era Society 5.0 melalui penyelenggaraan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada satu pondok pesantren. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi pimpinan pesantren, guru, dan santri. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi adaptasi pesantren meliputi penguatan kurikulum berbasis literasi digital, pengembangan keterampilan abad ke-21, penyelenggaraan program ekstrakurikuler teknologi informasi, serta peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran. Adaptasi tersebut dilakukan dengan pendekatan progresif-konservatif, yaitu mengintegrasikan inovasi teknologi dengan nilai-nilai tradisional pesantren. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan model adaptasi pendidikan pesantren yang relevan dalam menghadapi tantangan Society 5.0.