Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman anggota dan pengurus PIK-R Kompas dalam mengikuti berbagai kegiatan di ekstrakurikuler PIK-R Kompas serta menganalisis dampaknya terhadap peningkatan kepercayaan diri remaja di SMA Negeri 1 Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan teori Experiential Learning David Kolb dan difokuskan pada peran ekstrakurikuler PIK-R Kompas dalam meningkatkan kepercayaan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan diri anggota dan pengurus PIK-R Kompas mengalami peningkatan yang signifikan setelah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler PIK-R Kompas. Berdasarkan data dari 180 responden, sebelum mengikuti kegiatan sebagian besar anggota dan pengurus PIK-R berada pada kategori rendah (87,22%), sedangkan setelah mengikuti kegiatan mayoritas berada pada kategori sangat baik (61,11%) dan baik (35,00%). Peningkatan tersebut terjadi melalui keterlibatan aktif anggota dan pengurus dalam berbagai kegiatan seperti diklat, LDK, reorganisasi, melakukan sosialisasi, latihan rutin, pelatihan public speaking, membuat flower fest dan genfresh yang dilaksanakan selama tahun ajaran 2024/2025. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut mampu mengubah sikap remaja dari pasif menjadi lebih berani berbicara, berani menyampaikan pendapat, berani berinteraksi dengan orang baru dan berani beradaptasi dengan lingkungan baru. Proses pembelajaran berbasis pengalaman memungkinkan anggota dan pengurus PIK-R belajar secara langsung, melakukan refleksi, membangun pemahaman baru dan mempraktikkannya kembali. Dengan demikian, ekstrakurikuler PIK-R Kompas terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan sosial remaja.