Zulfikar Noormansyah
Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGENDALIAN PERSEDIAAN KEDELAI SEBAGAI BAHAN BAKU KERIPIK TEMPE DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) (Kasus PT Agustira Sejahtera Kabupaten Cirebon) Salwa Nusita Puteri; Zulfikar Noormansyah; Tenten Tedjaningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i2.24304

Abstract

Pengendalian persediaan bahan baku memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran proses produksi perusahaan. PT Agustira Sejahtera sebagai perusahaan pengolahan keripik tempe masih melakukan pengendalian persediaan kedelai berdasarkan perkiraan kebutuhan produksi dan pengalaman perusahaan. Frekuensi pemesanan yang cukup tinggi juga menyebabkan biaya persediaan perusahaan menjadi lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku kedelai menggunakan metode perusahaan dan metode Economic Order Quantity (EOQ), serta menentukan safety stock, reorder point, dan total inventory cost pada PT Agustira Sejahtera. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data penelitian meliputi kebutuhan bahan baku, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan tahun 2024 sampai 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode perusahaan menghasilkan frekuensi pemesanan yang tinggi, yaitu sebanyak 90 kali pada tahun 2024 dan 125 kali pada tahun 2025 dengan jumlah pemesanan yang relatif kecil. Perusahaan juga belum menerapkan safety stock dan reorder point secara khusus. Hasil perhitungan menggunakan metode EOQ menunjukkan jumlah pemesanan optimal sebesar 587,3 kg pada tahun 2024 dan 1.292,6 kg pada tahun 2025 dengan frekuensi pemesanan sekitar 4 sampai 5 kali dalam satu tahun. Metode EOQ juga menghasilkan total biaya persediaan yang lebih rendah dibandingkan metode perusahaan sehingga dinilai lebih efisien dalam pengendalian persediaan bahan baku kedelai pada PT Agustira Sejahtera.