Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN COMMUNIPRENEUR UNTUK MEMBANGUN KEMANDIRIAN SISWA PKBM BINAR Aprilia Dwi Permatasari; Dessy Linda Setiawati
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Volume 5 Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jm-pkm.v5i1.3666

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu bentuk tanggung jawab moral akademis yang dilaksanakan oleh dosen Universitas Pamulang. PKM ini bertujuan untuk memberikan pengalaman dan pengetahuan kepada masyarakat, khususnya kepada siswa PKBM Sekolah Binar di Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Sekolah ini menyediakan pendidikan kesetaraan Paket C tanpa biaya bagi siswa berusia 15-20 tahun, dengan pengajaran yang berbasis relawan. Kegiatan ini diadakan pada tanggal 22 - 24 April 2026. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memperluas wawasan siswa mengenai pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan, serta penerapan teknologi tepat guna. Data dari E-Conomy SEA 2024 menunjukkan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang signifikan, mencapai USD 90 miliar, dengan kontribusi e-commerce yang terus meningkat. Meskipun usaha konvensional masih mendominasi, ada tren yang menunjukkan pergeseran menuju e-commerce, terutama di pulau Jawa. Generasi Milenial dan Gen X menjadi penggerak utama dalam bisnis digital, sedangkan Gen Z, meskipun merupakan kelompok dengan potensi tinggi, masih menjadi pihak minoritas sebagai pelaku usaha digital. Disisi lain Gen Z saat ini menjadi generasi tertinggi penyumbang angka pengangguran tinggi menurut BPS. Konsep "communipreneur" diperkenalkan sebagai solusi untuk memadukan kewirausahaan dengan keterampilan komunikasi strategis. Dalam dunia bisnis digital. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada peserta, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan masyarakat secara keseluruhan.
Internal communication strategy of PT Bank Syariah Indonesia in Post-Merger Cultural Alignment: case study in the customer care group Dessy Linda Setiawati; Aprilia Dwi Permatasari
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 7, No 2 (2026): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v7i2.9265

Abstract

The consolidation of three state-owned Islamic banks into PT Bank Syariah Indonesia (BSI) in 2021 represents a major strategic maneuver that yielded significant impact, yet conversely generated serious challenges regarding organizational culture harmonization and internal communication patterns. This study primarily focuses on exploring the internal communication methods deployed by PT Bank Syariah Indonesia to synergize its post-merger corporate culture, tracking manifestations of employee resistance, and examining management's mitigation steps to bridge cultural disparities, specifically within the Customer Care Group. Utilizing a descriptive qualitative approach, data collection was conducted through in-depth interviews, field observations, and document analysis concerning the implementation of the "BSI One Culture" corporate roadmap, which is guided by the AKHLAK core values. Empirical evidence confirms that internal communication strategies play a vital role in fostering employee loyalty and aligning perspectives amidst organizational heterogeneity. Although resistance emerged due to contrasting operational norms from each legacy bank, management utilized various communication channels, including massive socialization, staff engagement programs, and regular culture alignment forums. The conclusion highlights that successful cultural integration is heavily driven by the synchronization of strategic messaging and how employees respond to the communication stimuli provided. This study offers practical recommendations for BSI management to optimize employee engagement while providing a theoretical contribution to the evolution of organizational communication models within the landscape of Islamic financial institution mergers.  Keywords: Internal Communication, Merger, Corporate Culture, BSI One Culture, Customer Care Group.