Masalah kesehatan masyarakat masih menjadi tantangan utama di Indonesia, khususnya terkait penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, hiperkolesterolemia, dan hiperurisemia. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan rutin menyebabkan banyak kasus penyakit terdeteksi pada stadium lanjut. Program pengabdian kepada masyarakat “Pojok Pengabdian” dilaksanakan sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan serta kesadaran kesehatan masyarakat di kawasan TPA Bukit Pinang, Samarinda. Program ini dilaksanakan pada 23 November 2025 dengan tema “SEHATI: Sinergi Edukasi Hidup Sehat dengan Asupan Tepat Ibu dan Anak”. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis berupa pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, asam urat, dan berat badan, serta edukasi kesehatan secara langsung berdasarkan hasil pemeriksaan peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test terhadap 31 peserta. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas peserta berjenis kelamin perempuan (74,2%) dengan rata-rata usia 42,6 tahun. Nilai rata-rata pre-test sebesar 8,00 meningkat menjadi 9,29 pada post-test. Temuan tersebut menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi kesehatan. Program pengabdian ini efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini penyakit dan penerapan pola hidup sehat.