Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL PEMBERDAYAAN PETERNAK SAPI MELALUI DISEMINASI, NUTRIFIKASI, DETEKSI ESTRUS DAN INSEMINASI BUATAN PADA KELOMPOK TANI FAJAR II Muhammad Mirandy Pratama Sirat; Ratna rmawati Ermawati; Lusia Komala Widiastuti; Siswanto Siswanto; Liman Liman; Ferry Pebriyansyah
Jurnal Media Tropika Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Media Tropika
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/mediatropika.v6i1.25159

Abstract

The Fajar II Farmers Group is a livestock-oriented farmers’ association engaged in the management of ruminant animals. The program was implemented among 18 cattle farmers who are members of the group during June–August 2025. The implementation methods were survey and coordination; 2) Dissemination through extension activities and participatory discussions; 3) Nutrification via training on the formulation and proximate analysis of complete feed; 4) Training on estrus detection and recording of animal health and reproductive performance; and 5) Monitoring and evaluation of the overall activities. The evaluation results demonstrated that: 1) Farmers’ knowledge regarding cattle management, reproduction, and health increased by 30.52%, shifting from medium to high categories; 2) Farmers successfully formulated PUNILA complete feed during nutrification training with an average crude protein content of 16.90 ± 1.54%; and 3) Artificial insemination was performed on four cows identified through independent estrus detection by farmers. The conclusions of this community service program demonstrate a substantial improvement in farmers’ knowledge and technical capacities in cattle husbandry, nutrification, and reproductive management. These advancements were supported by the dissemination of knowledge and hands-on training in the formulation of PUNILA complete feed based on locally available feed resources, as well as estrus detection for artificial insemination. Collectively, these interventions contribute to efforts to increase cattle population, thereby supporting the Government of the Republic of Indonesia’s target of achieving national beef self-sufficiency.
EFEKTIVITAS BAHAN PENGENCER NACL, RINGER LAKTAT, DAN RINGER DEXTROSE TERHADAP KUALITAS SEMEN AYAM BANGKOK: The Effectiveness of NaCl, Ringer's Lactate, and Ringer's Dextrose Diluents on the Semen Quality of Bangkok Roosters Arif Qisthon; Sri Suharyati; Siswanto; Madi Hartono; Purnama Edy Santosa; Dimas Muhammad Fadilah; Lusia Komala Widiastuti
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 1 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i1.3120

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bahan pengencer NaCl, Ringer Laktat, dan Ringer Dextrose terhadap kualitas semen ayam Bangkok (Gallus gallus domesticus). Penelitian telah dilaksanakan di Laboratorium Fisiologi dan Reproduksi Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuannya adalah P1: penambahan pengencer NaCl, P2: penambahan pengencer Ringer Laktat, P3: penambahan pengencer Ringer Dextrose. Peubah yang diukur adalah motilitas, viabilitas dan abnormalitas pada penyimpanan 0 jam (pascapengenceran), 1 jam dan 2 jam yang disimpan pada suhu ruang. Data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dengan taraf 5% dan peubah yang berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan bahan pengencer Ringer Dextrose, Ringer Laktat, dan NaCl berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap motilitas dan viabilitas, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap abnormalitas spermatozoa pasca pengenceran dan setelah penyimpanan selama 1 serta tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap motilitas, viabilitas dan abnormalitas pada 2 jam penyimpanan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan pengencer Ringer Dextrose (P1) memberikan pengaruh terbaik dalam mempertahankan motilitas dan viabilitas semen cair ayam Bangkok sampai 1 jam penyimpanan pada suhu ruang.   Kata kunci: ayam Bangkok, spermatozoa, ringer dextrose, ringer laktat, NaCl