p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Voering
Markus Sampe Banne
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH TEKANAN REFRIGERANT TERHADAP KINERJA SISTEM AIR CONDITIONER 1/2 PK Markus Sampe Banne
Jurnal Voering Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Voering - Desember 2024
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/f2gnjk97

Abstract

Air Conditioner merupakan seperangkat alat yang mampu mengkondisikan suhu ruangan sesuai yang kita inginkan, terutama mengkondisikan suhu ruangan menjadi lebih rendah suhunya dibanding suhu lingkungan sekitarnya. Pendinginan ruangan ialah proses pengaturan suhu serta kelembapan dan kualitas udara pada suatu ruangan agar tercapai kenyamanan termal. Analisis pengaruh tekanan refrigeran terhadap kinerja sistem Air Conditioner split konvensional sangat penting untuk memahami bagaimana parameter ini mempengaruhi efisiensi dan kinerja keseluruhan dari sistem pendingin udara tersebut. Kinerja mesin pendingin dapat dilihat dari jumlah nilai COP yang didapat, semakin tinggi nilai maka semakin bagus mesin memanfaatkan daya listrik untuk melakukan pendinginan sehingga listrik menjadi lebih hemat. Sebaliknya, jika nilai COP yang didapat rendah maka daya listrik tidak dimanfaatkan dengan baik sehingga listrik menjadi lebih boros. Pada tekanan yang sama tetapi jika berbeda suhu, nilai kinerja atau COP dapat memiliki nilai yang berbeda dengan nilai COP yang telah di dapat sehingga dapat disimpulkan bahwa kualitas mesin pendingin bagus. Untuk menghasilkan kinerja mesin agar selalu bagus maka perlunya perawatan mesin. Mengisi refrigerant jika refrigerant telah berkurang, dan disarankan mengisi refrigerant hanya dengan refrigerant jenis R-32 karena jenis AC ini hanya menyarankan  refrigerant jenis ini.
ANALISIS KARAKTERISTIK VISUALISASI SEMPROTAN DAN EVALUASI KINERJA INJEKTOR COMMON RAIL PADA ALAT UJI NOZZLE DIESEL MARKUS SAMPE BANNE
Jurnal Voering Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Voering - Desember 2025
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/qabv8r92

Abstract

Injektor merupakan komponen vital dalam sistem bahan bakar mesin diesel yang menentukan kualitas pencampuran udara dan bahan bakar melalui proses pengabutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik visualisasi semprotan dan mengevaluasi kinerja injektor common rail pada alat uji nozzle diesel (trainer) yang telah dirancang. Metode penelitian yang digunakan menggabungkan studi pustaka dan metode eksperimental melalui pengujian langsung pada alat trainer. Parameter yang diuji meliputi pola, sudut, dan panjang penetrasi semprotan, serta kestabilan tekanan pada rail, respons aktuator, dan tingkat kebocoran sistem. Hasil pengamatan visual menunjukkan bahwa multi-hole nozzle (tipe Denso dengan 6 lubang) menghasilkan pola semprotan kipas radial simetris yang fokus dan merata dengan sudut total berkisar antara 120o-150o. Estimasi tekanan semprot berada pada rentang 300–450 bar dengan kondisi nozzle yang masih baik dan layak pakai, meskipun terdapat variasi ketebalan kecil antar jet yang mengindikasikan awal keausan atau deposit karbon ringan. Evaluasi kinerja menunjukkan bahwa alat trainer bekerja secara optimal dan memenuhi seluruh kriteria lulus uji. Pada pengujian selama  5 menit menggunakan injektor common rail solenoid, sistem mampu mencapai tekanan maksimum rail sebesar 30 MPa dengan durasi semprot 5,0 ms dan frekuensi 20 Hz secara stabil, serta tidak ditemukan adanya kebocoran (leakage).