Mardikari, Dedi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Bisnis BPR Syariah di Provinsi Banten menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA) Mardikari, Dedi
TSARWAH Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : PROGRAM STUDI EKONOMI ISLAM PROGRAM PASCASARJANA IAIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsarwah.v10i2.12480

Abstract

Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) berperan penting sebagai lembaga keuangan mikro berbasis syariah dalam mendukung UMKM dan memperluas inklusi keuangan, khususnya di Provinsi Banten. Namun, tantangan berupa keterbatasan modal, efisiensi operasional, serta dampak pandemi COVID-19 menimbulkan kesenjangan kinerja antar BPRS. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efisiensi teknis BPRS di Banten periode 2020–2024 dengan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif evaluatif dengan data sekunder dari laporan keuangan publikasi OJK. Variabel input mencakup aset, dana pihak ketiga (DPK), dan beban operasional, sedangkan output terdiri dari pembiayaan dan pendapatan operasional. Data dari sembilan BPRS dianalisis menggunakan perangkat lunak MaxDEA 8 dengan pendekatan intermediasi. Hasil penelitian menunjukkan BPRS Wakalumi konsisten efisien penuh (100%) sepanjang periode, sedangkan Attaqwa, HIK Ciledug, dan Mustindo relatif efisien. Sebaliknya, BPRS Muamalah Cilegon, Cilegon Mandiri, dan Mulia Berkah Abadi belum optimal. Temuan menarik pada kajian ini adalah efisiensi teknis tidak selalu sejalan dengan profitabilitas. BPRS Muamalah Cilegon, meskipun tidak efisien, mencatat laba terbesar, sedangkan BPRS Wakalumi yang sangat efisien justru memiliki laba rendah. penilaian kinerja BPRS perlu menggabungkan analisis efisiensi teknis dan profitabilitas. Efisiensi menjadi fondasi operasional, tetapi laba sangat ditentukan dari strategi bisnis, efisiensi biaya, dan pengelolaan aset.