Landasan penelitian ini berasal dari analisis kebutuhan peserta didik, yang mengidentifikasi masalah terkait dengan kurangnya ketersediaan alat peraga pengajaran selama proses pembelajaran dan terbatasnya variasi media pembelajaran yang saat ini digunakan. Tantangan ini terlihat jelas dalam rendahnya capaian hasil belajar peserta didik kurang mampu dalam pembelajaran matematika, khususnya mengenai materi segitiga dan jajar genjang. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengtehui kelayakan media pop up book berbasis games dan untuk mengetahui peningkatan capaian hasil belajar peserta didik yang dihasilkan dari pengembangan media. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development dengan memanfaatkan proses pengembangan berdasarkan model ADDIE. Metode pengumpulan data meliputi angket untuk validasi ahli media, validasi ahli materi, uji coba kelompok kecil, dan uji tes hasil belajar melalui pretest dan posttest. Temuan media ini menunjukkan bahwa media pop up book berbasis games mendapat peringkat "sangat valid" dari ahli media, dengan skor 88%, dan dari ahli materi, dengan skor 92%. Selain itu, hasil rata-rata dari uji coba kelompok kecil mencapai persentase 85%, yang juga diklasifikasikan sebagai "sangat valid". Peningkatan capaian hasil belajarpeserta didik dibuktikan dengan skor rata-rata pretest sebesar 62,76 dan skor rata-rata posttest sebesar 95,00. Perhitungan tes N-Gain menghasilkan skor 85, yang dikategorikan sebagai "tinggi". Hal ini menunjukkan adanya kenaikan sebesar sekitar 51,36% dari nilai awal. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran pop up book berbasis games secara signifikan meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IVA di SD Negeri Kludan dalam mata pelajaran matematika, khususnya pada materi segitiga dan jajar genjang.