Dzakwan Amar Zuhdi
Universitas Pamulang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TikTok sebagai Media Kompensasi Sosial Remaja dalam Membangun Kepercayaan Diri Safitri Nurlatifah; Hamida Syari Harahap; Dzakwan Amar Zuhdi
Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/r2fxp317

Abstract

Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan remaja yang sering dipengaruhi oleh perubahan fisik dan penilaian lingkungan sosial. Rendahnya rasa percaya diri membuat sebagian remaja mencari ruang alternatif untuk mengekspresikan diri, salah satunya melalui media sosial TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan  TikTok sebagai media kompensasi sosial dalam membangun kepercayaan diri remaja di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari tiga remaja perempuan berusia 15–18 tahun yang aktif menggunakan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok berperan sebagai media kompensasi sosial yang membantu remaja meningkatkan rasa percaya diri melalui fitur beautify, filter, efek video, dan backsound. Fitur-fitur tersebut membantu remaja menampilkan citra diri yang lebih positif sehingga mereka merasa lebih nyaman dan percaya diri dalam membuat maupun mengunggah konten. Selain itu, adanya respon positif berupa likes dan komentar memberikan motivasi dan validasi sosial bagi remaja. Penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai media ekspresi diri dan pembentukan kepercayaan diri remaja di ruang digital. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian komunikasi digital, psikologi komunikasi, serta menjadi bahan pertimbangan bagi remaja dan orang tua dalam memahami penggunaan media sosial secara positif.