Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pemasaran Berbasis Nilai pada Brand “Awet Parfum”: Pendekatan Studi Kasus dengan Analisis Tematik Yusrita Yusrita; Deniawati Deniawati; Tika Indria
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh brand Awet Parfum dalam membangun keunggulan kompetitif di industri parfum lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi digital, kemudian dianalisis menggunakan teknik thematic coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Awet Parfum berfokus pada tiga dimensi utama: (1) diferensiasi produk berbasis daya tahan aroma, (2) pemasaran digital berbasis komunitas, dan (3) pembentukan brand trust melalui storytelling. Temuan ini memperkuat teori customer perceived value dan relationship marketing, serta menunjukkan bahwa strategi berbasis pengalaman konsumen memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi UMKM dalam merancang strategi pemasaran yang adaptif dan berbasis nilai.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh brand Awet Parfum dalam membangun keunggulan kompetitif di industri parfum lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi digital, kemudian dianalisis menggunakan teknik thematic coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Awet Parfum berfokus pada tiga dimensi utama: (1) diferensiasi produk berbasis daya tahan aroma, (2) pemasaran digital berbasis komunitas, dan (3) pembentukan brand trust melalui storytelling. Temuan ini memperkuat teori customer perceived value dan relationship marketing, serta menunjukkan bahwa strategi berbasis pengalaman konsumen memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi UMKM dalam merancang strategi pemasaran yang adaptif dan berbasis nilai.
Strategi Pemasaran Berbasis Nilai pada Brand “Awet Parfum”: Pendekatan Studi Kasus dengan Analisis Tematik Yusrita Yusrita; Deniawati Deniawati; Tika Indria
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh brand Awet Parfum dalam membangun keunggulan kompetitif di industri parfum lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi digital, kemudian dianalisis menggunakan teknik thematic coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Awet Parfum berfokus pada tiga dimensi utama: (1) diferensiasi produk berbasis daya tahan aroma, (2) pemasaran digital berbasis komunitas, dan (3) pembentukan brand trust melalui storytelling. Temuan ini memperkuat teori customer perceived value dan relationship marketing, serta menunjukkan bahwa strategi berbasis pengalaman konsumen memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi UMKM dalam merancang strategi pemasaran yang adaptif dan berbasis nilai.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh brand Awet Parfum dalam membangun keunggulan kompetitif di industri parfum lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi digital, kemudian dianalisis menggunakan teknik thematic coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Awet Parfum berfokus pada tiga dimensi utama: (1) diferensiasi produk berbasis daya tahan aroma, (2) pemasaran digital berbasis komunitas, dan (3) pembentukan brand trust melalui storytelling. Temuan ini memperkuat teori customer perceived value dan relationship marketing, serta menunjukkan bahwa strategi berbasis pengalaman konsumen memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi UMKM dalam merancang strategi pemasaran yang adaptif dan berbasis nilai.
Analisis Strategi Pemasaran dan Kelayakan Usaha Dimsum Mentai Bakar Jesi di Kota Medan Jesicah Putri; Yusrita Yusrita; Tika Indria
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran dan kelayakan usaha Dimsum Mentai Bakar Jesi di Kota Medan. Industri kuliner kekinian di Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan, khususnya di kalangan generasi muda. Dimsum Mentai Bakar merupakan inovasi yang memadukan kuliner tradisional dimsum dengan saus mentai khas Jepang yang sedang populer. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dimsum Mentai Bakar Jesi memiliki potensi pasar yang besar dengan target utama generasi milenial dan Gen Z. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan pada produk unik dan harga terjangkau, namun kelemahan pada daya tahan produk yang terbatas. Strategi pemasaran digital melalui media sosial Instagram, TikTok, dan WhatsApp Business terbukti efektif menjangkau target pasar. Analisis kelayakan usaha menunjukkan Break Even Point (BEP) tercapai pada penjualan 9.419 porsi dengan proyeksi laba bersih Rp6.050.700 pada tahun pertama. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan produk frozen, diversifikasi varian rasa, serta optimalisasi kemitraan strategis untuk keberlanjutan usaha.