Moh. Salman Alfarisi
UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Relevansi Kompetensi Kepribadian Guru Perspektif Ibnu Jama'ah dan Imam An-Nawawi terhadap UU Nomor 14 Tahun 2005 Moh. Salman Alfarisi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 13 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v13i1.3158

Abstract

Kompetensi kepribadian guru merupakan aspek penting dalam profesionalisme pendidik dan pembentukan karakter peserta didik. Kajian ini menjadi relevan di tengah tantangan pendidikan kontemporer yang menuntut guru tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep kompetensi kepribadian guru menurut Ibnu Jama’ah dan Imam An-Nawawi serta mengkaji relevansinya dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh melalui dokumentasi terhadap kitab Tadzkirat as-S?mi‘ wa al-Mutakallim f? Adab al-‘?lim wa al-Muta‘allim dan At-Tiby?n f? ?d?bi Hamalatil Qur’?n sebagai sumber primer, regulasi pendidikan, dan literatur terkait, kemudian dianalisis secara deskriptif-komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua tokoh menekankan keikhlasan, akhlak mulia, tanggung jawab, dan keteladanan sebagai fondasi kompetensi kepribadian guru. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan kompetensi kepribadian dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 serta berkontribusi pada penguatan karakter dan profesionalisme guru dalam pendidikan kontemporer.