Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Self Efficacy, Pengalaman Kerja dan Keseimbangan Kehidupan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Kantor Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Batu Bara Doni Lambertus Sirait; Aris Siregar
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara simultan dan parsial self efficacy, pengalaman kerja dan keseimbangan kehidupan kerja terhadap kinerja. Jumlah sampel sebanyak 38 responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil regresi menghasilkan persamaan Y = 1,725 + 0,315X1 + 0,468X2 + 0,317X3. Uji-F menghasilkan nilai Fhitung (18,999) > Ftabel (2,88), artinya self efficacy, pengalaman kerja dan keseimbangan kehidupan kerja berpengaruh secara simultan terhadap kinerja. Hasil uji-t, secara parsial self efficacy berpengaruh positif terhadap kinerja karena thitung (2,204) > ttabel (2,03011), pengalaman kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karena thitung (2,353) > ttabel (2,03011), keseimbangan kehidupan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karena thitung (2,163) > ttabel (2,03011). Hasil uji-R2, nilai Adjusted R Square yaitu 0,593, artinya variabel bebas yang terdiri dari self efficacy, pengalaman kerja, dan keseimbangan kehidupan kerja mampu menjelaskan kinerja sebesar 59,3%, sedangkan sisanya 40,7% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Pengaruh Self Efficacy, Pengalaman Kerja dan Keseimbangan Kehidupan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Kantor Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Batu Bara Doni Lambertus Sirait; Aris Siregar
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara simultan dan parsial self efficacy, pengalaman kerja dan keseimbangan kehidupan kerja terhadap kinerja. Jumlah sampel sebanyak 38 responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil regresi menghasilkan persamaan Y = 1,725 + 0,315X1 + 0,468X2 + 0,317X3. Uji-F menghasilkan nilai Fhitung (18,999) > Ftabel (2,88), artinya self efficacy, pengalaman kerja dan keseimbangan kehidupan kerja berpengaruh secara simultan terhadap kinerja. Hasil uji-t, secara parsial self efficacy berpengaruh positif terhadap kinerja karena thitung (2,204) > ttabel (2,03011), pengalaman kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karena thitung (2,353) > ttabel (2,03011), keseimbangan kehidupan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karena thitung (2,163) > ttabel (2,03011). Hasil uji-R2, nilai Adjusted R Square yaitu 0,593, artinya variabel bebas yang terdiri dari self efficacy, pengalaman kerja, dan keseimbangan kehidupan kerja mampu menjelaskan kinerja sebesar 59,3%, sedangkan sisanya 40,7% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Sosialisasi pembuatan briket ramah lingkungan upaya peningkatan ekonomi Masyarakat Desa Sukaramai Kecamatan SEI Balai Kabupaten Batubara Dian Ayu Andriani; Zulfa Khairina Batubara; Hilmiatus Sahla; Dicky Apdilah; Aris Siregar; Erwin Christian Tampubolon; Lilis Apriliani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.13470

Abstract

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan briket di Desa Sukaramai Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara berjalan dengan baik dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh pemahaman tentang pentingnya energi alternatif ramah lingkungan, serta keterampilan praktis dalam mengolah limbah organik maupun non-organik menjadi bahan bakar briket. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa masyarakat mampu membuat briket secara mandiri dengan bahan sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar. Selain menambah wawasan dan keterampilan, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dengan memanfaatkan limbah yang sebelumnya tidak bernilai menjadi produk yang bermanfaat. Briket yang dihasilkan terbukti dapat menjadi alternatif energi yang ekonomis, efisien, serta ramah lingkungan, sehingga berpotensi mendukung kemandirian energi masyarakat desa. Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan usaha produktif berbasis masyarakat. Dengan adanya kerja sama antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, program ini mampu memberikan dampak positif baik dalam aspek sosial, ekonomi, maupun lingkungan.