Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Psikoedukasi Berbasis Komitmen Organisasi untuk Meningkatkan Komitmen Organisasi KSH di RW X Kelurahan X Fia Risma Maulidiyah; Yanto Prasetyo
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi komitmen organisasi pada KSH RW X Kelurahan X serta memberikan psikoedukasi berbasis komitmen organisasi untuk meningkatkan partisipasi dan tanggung jawab kader dalam menjalankan tugas KSHS Hebat. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada munculnya berbagai permasalahan setelah diterapkannya kebijakan KSHS Hebat yang mengintegrasikan seluruh kader ke dalam sistem kerja lintas bidang. Perubahan tersebut menyebabkan meningkatnya beban kerja, ketidakseimbangan pembagian tugas, rendahnya inisiatif, kurangnya kedisiplinan, serta menurunnya keterlibatan sebagian kader dalam menjalankan tugas komunitas. Penelitian menggunakan pendekatan psikologi komunitas dengan metode asesmen berupa observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dan skala komitmen organisasi yang mengacu pada teori komitmen organisasi Meyer dan Allen yang terdiri atas komitmen afektif, kontinuans, dan normatif. Hasil asesmen menunjukkan bahwa sebagian KSH mengalami kebingungan terhadap sistem kerja baru, kelelahan fisik dan mental, serta kesulitan membagi fokus antara peran kader dan tanggung jawab pribadi.
Psikoedukasi Berbasis Komitmen Organisasi untuk Meningkatkan Komitmen Organisasi KSH di RW X Kelurahan X Fia Risma Maulidiyah; Yanto Prasetyo
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi komitmen organisasi pada KSH RW X Kelurahan X serta memberikan psikoedukasi berbasis komitmen organisasi untuk meningkatkan partisipasi dan tanggung jawab kader dalam menjalankan tugas KSHS Hebat. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada munculnya berbagai permasalahan setelah diterapkannya kebijakan KSHS Hebat yang mengintegrasikan seluruh kader ke dalam sistem kerja lintas bidang. Perubahan tersebut menyebabkan meningkatnya beban kerja, ketidakseimbangan pembagian tugas, rendahnya inisiatif, kurangnya kedisiplinan, serta menurunnya keterlibatan sebagian kader dalam menjalankan tugas komunitas. Penelitian menggunakan pendekatan psikologi komunitas dengan metode asesmen berupa observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dan skala komitmen organisasi yang mengacu pada teori komitmen organisasi Meyer dan Allen yang terdiri atas komitmen afektif, kontinuans, dan normatif. Hasil asesmen menunjukkan bahwa sebagian KSH mengalami kebingungan terhadap sistem kerja baru, kelelahan fisik dan mental, serta kesulitan membagi fokus antara peran kader dan tanggung jawab pribadi.
Psikoedukasi Kelompok sebagai Intervensi Psikologis untuk Meningkatkan Kematangan Pengambilan Keputusan Karir pada Siswa Kelas XII Ida Ayu Trianiyoga Praptini; Yanto Prasetyo
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.511

Abstract

Kematangan pengambilan keputusan karir merupakan aspek penting dalam perkembangan remaja, khususnya bagi siswa kelas XII yang berada pada fase transisi menuju dunia pendidikan tinggi atau dunia kerja. Pada fase ini, tidak sedikit siswa mengalami kebingungan dalam menentukan pilihan karir akibat keterbatasan pemahaman diri, kurangnya informasi karir, serta tekanan dari lingkungan sosial dan keluarga. Laporan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan intervensi psikologis berupa psikoedukasi kelompok dalam membantu meningkatkan kematangan pengambilan keputusan karir pada siswa kelas XII. Intervensi dilakukan dalam bentuk psikoedukasi kelompok yang terdiri atas beberapa sesi, meliputi pengenalan diri, eksplorasi minat dan kemampuan, pemahaman informasi dunia karir, serta latihan pengambilan keputusan karir secara sederhana dan terarah. Pendekatan yang digunakan dalam laporan ini adalah studi kasus intervensi dengan teknik deskriptif berdasarkan hasil asesmen awal, proses intervensi, dan evaluasi perubahan perilaku serta pemahaman siswa setelah kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya perubahan positif pada siswa, yang ditandai dengan meningkatnya pemahaman diri, lebih jelasnya arah minat karir, serta berkurangnya tingkat kebingungan dalam menentukan pilihan karir. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan kesiapan dalam mempertimbangkan alternatif karir secara lebih realistis dan terstruktur. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi kelompok dapat menjadi salah satu bentuk intervensi psikologis yang bermanfaat dalam layanan bimbingan karir di sekolah.
Psikoedukasi Kelompok sebagai Intervensi Psikologis untuk Meningkatkan Kematangan Pengambilan Keputusan Karir pada Siswa Kelas XII Ida Ayu Trianiyoga Praptini; Yanto Prasetyo
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.511

Abstract

Kematangan pengambilan keputusan karir merupakan aspek penting dalam perkembangan remaja, khususnya bagi siswa kelas XII yang berada pada fase transisi menuju dunia pendidikan tinggi atau dunia kerja. Pada fase ini, tidak sedikit siswa mengalami kebingungan dalam menentukan pilihan karir akibat keterbatasan pemahaman diri, kurangnya informasi karir, serta tekanan dari lingkungan sosial dan keluarga. Laporan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan intervensi psikologis berupa psikoedukasi kelompok dalam membantu meningkatkan kematangan pengambilan keputusan karir pada siswa kelas XII. Intervensi dilakukan dalam bentuk psikoedukasi kelompok yang terdiri atas beberapa sesi, meliputi pengenalan diri, eksplorasi minat dan kemampuan, pemahaman informasi dunia karir, serta latihan pengambilan keputusan karir secara sederhana dan terarah. Pendekatan yang digunakan dalam laporan ini adalah studi kasus intervensi dengan teknik deskriptif berdasarkan hasil asesmen awal, proses intervensi, dan evaluasi perubahan perilaku serta pemahaman siswa setelah kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya perubahan positif pada siswa, yang ditandai dengan meningkatnya pemahaman diri, lebih jelasnya arah minat karir, serta berkurangnya tingkat kebingungan dalam menentukan pilihan karir. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan kesiapan dalam mempertimbangkan alternatif karir secara lebih realistis dan terstruktur. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi kelompok dapat menjadi salah satu bentuk intervensi psikologis yang bermanfaat dalam layanan bimbingan karir di sekolah.