Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan video pembelajaran berbasis program animasi untuk Meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas III SD Katolik St Joseph Sarongsong Melidayanti Tapemo; Joulnada A.M. Rawis; Fransiska R. Korompis
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.326

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menguji seberapa besar keberhasilan penerapan media video ajar berbasis animasi dalam upaya meningkatkan penguasaan materi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada siswa kelas III SD Katolik St. Joseph Sarongsong. Pendekatan yang dipakai dalam kajian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mengacu pada rancangan Kemmis dan McTaggart, yang tahapannya meliputi penyusunan rencana, pelaksanaan tindakan, pengamatan jalannya kegiatan, hingga evaluasi atau refleksi. Subjek yang terlibat berjumlah 13 peserta didik dari kelas III sekolah tersebut. Pengambilan data dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap kegiatan belajar mengajar, serta pemberian soal uraian sebagai alat ukur di setiap akhir siklus pembelajaran.Hasil kajian membuktikan bahwa pemanfaatan video beranimasi memberikan dampak nyata dan signifikan terhadap kenaikan kualitas pemahaman siswa. Kondisi awal menunjukkan angka rata-rata nilai baru mencapai 65,38 dengan tingkat keberhasilan kelas secara keseluruhan hanya 30,77%. Angka tersebut kemudian meningkat pada siklus pertama menjadi rata-rata 76,92 dan persentase ketuntasan mencapai 53,85%. Peningkatan yang jauh lebih besar tercatat pada siklus kedua, di mana nilai rata-rata melonjak menjadi 94,46 dan seluruh siswa atau 100% telah memenuhi standar ketuntasan yang ditetapkan. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video berbasis animasi sangat efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPAS anak-anak kelas III. Selain itu, metode ini juga terbukti mampu mengubah suasana kelas menjadi lebih hidup, penuh minat, dan memberikan makna mendalam bagi seluruh peserta didik.
Penerapan video pembelajaran berbasis program animasi untuk Meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas III SD Katolik St Joseph Sarongsong Melidayanti Tapemo; Joulnada A.M. Rawis; Fransiska R. Korompis
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.326

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menguji seberapa besar keberhasilan penerapan media video ajar berbasis animasi dalam upaya meningkatkan penguasaan materi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada siswa kelas III SD Katolik St. Joseph Sarongsong. Pendekatan yang dipakai dalam kajian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mengacu pada rancangan Kemmis dan McTaggart, yang tahapannya meliputi penyusunan rencana, pelaksanaan tindakan, pengamatan jalannya kegiatan, hingga evaluasi atau refleksi. Subjek yang terlibat berjumlah 13 peserta didik dari kelas III sekolah tersebut. Pengambilan data dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap kegiatan belajar mengajar, serta pemberian soal uraian sebagai alat ukur di setiap akhir siklus pembelajaran.Hasil kajian membuktikan bahwa pemanfaatan video beranimasi memberikan dampak nyata dan signifikan terhadap kenaikan kualitas pemahaman siswa. Kondisi awal menunjukkan angka rata-rata nilai baru mencapai 65,38 dengan tingkat keberhasilan kelas secara keseluruhan hanya 30,77%. Angka tersebut kemudian meningkat pada siklus pertama menjadi rata-rata 76,92 dan persentase ketuntasan mencapai 53,85%. Peningkatan yang jauh lebih besar tercatat pada siklus kedua, di mana nilai rata-rata melonjak menjadi 94,46 dan seluruh siswa atau 100% telah memenuhi standar ketuntasan yang ditetapkan. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video berbasis animasi sangat efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPAS anak-anak kelas III. Selain itu, metode ini juga terbukti mampu mengubah suasana kelas menjadi lebih hidup, penuh minat, dan memberikan makna mendalam bagi seluruh peserta didik.