Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengelolaan Sampah Organik Melalui Pembuatan Biopori untuk Kelestarian Lingkungan di Desa Balesari, Magelang Eka Yuniawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1320

Abstract

Kegiatan KKN menjadi salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan untuk melatih mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan desa sesuai dengan ilmu yang didapatkan. Salah satu permasalahan yang terjadi di Desa Balesari, Windusari, Magelang berupa kurangnya pengelolaan sampah, baik organik maupun anorganik. Salah satu solusi untuk mengurangi limbah organik adalah dengan membuat Lubang Resapan Biopori (LRB). Hal ini menjadi salah satu program kerja yang dilakukan oleh kelompok 73 KKN UNS yang disesuaikan dengan tujuan SDGs. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung dan wawancara dengan Kepala Desa Balesari beserta perangkat desa lainnya. Metode analisis mendalam digunakan untuk mengukur pemahaman masyarakat mengenai materi pembuatan biopori yang telah diberikan. Hasil koordinasi dengan DPL dan juga Kepala Desa adalah pembuatan lubang biopori sebanyak 10 titik di lahan/rumah warga RT 1, 2, dan 3 Dusun Malanggaten. Pembuatan biopori bertujuan untuk mengurangi limbah organik, memperbanyak daya resap air, dan konservasi tanah air untuk mencegah terjadinya banjir. Selain itu, juga masyarakat juga mendapatkan dampak ekonomi dengan adanya panen pupuk kompos setelah beberapa bulan.