Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Pencegahan dan Perawatan Pendukung DBD pada Anak melalui Terapi Komplementer Jus Jambu Merah di Desa Padelegan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan Anis Zailul Jannah; Kinanatul Qomariyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1339

Abstract

Demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia terutama pada balita karena tubuh anak memang rentan terkena penyakit. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini masih menjadi salah satu isu kesehatan masyarakat di Indonesia, dan tingkat penyebarannya di Indonesia termasuk yang tertinggi di antara negara-negara Asia Tenggara. Nyamuk Aedes aegypti umumnya berukuran kecil dengan tubuh berwarna hitam pekat, memiliki dua garis vertikal putih di punggung dan garis-garis putih horizontal pada kaki. Nyamuk ini aktif terutama pada pagi hingga sore hari, meskipun kadang-kadang mereka juga menggigit pada malam hari. Mereka lebih sering ditemukan di dalam rumah yang gelap dan sejuk dibandingkan di luar rumah yang panas. sudah banyak yang mengetahui bahwa terdapat obat tradisional yang mampu meningkatkan trombosit pada pasien demam berdarah, obat herbal tersebut berasal dari tanaman buah jambu. Di dalam jambu tersebut terdapat komponen senyawa tanin dan flavonoid yang dinyatakan sebagai quersetin dalam ekstrak jambu merah yang dapat menghambat pertumbuhan virus dengue. kesimpulannya jambu merah dapat menghambat pertumbuhan virus dengue. Tujuan dari kegiatan pengabdian tersebut yaitu untuk mencegah terjadinya DBD di desa padelegan. Metode kegiatan yang dilakukan yaitu menggunakan metode pendidikan kesehatan melalui kegiatan Penyuluhan mengenai demam berdarah, dan minuman jus jambu biji yang dapat meningkatkan trombosit yang ada di dalam tubuh. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat akhirnya masyarakat desa padelegan sadar betapa pentingnya untuk mencegah terjadinya DBD. Dampak yang diterima oleh mitra yaitu meningkatnya pengetahuan tentang DBD, peningkatan kesadaran serta perubahan sikap dan perilaku.