WUS adalah wanita yang organ reproduksinya berfungsi dengan baik, mencakup status perkawinan (baik yang sudah menikah, belum menikah, maupun janda) dalam rentang usia produktif. WUS adalah istilah demografis dan kesehatan untuk merujuk pada perempuan yang secara biologis mampu untuk hamil dan melahirkan. KB atau Keluarga berencana merupakan tindakan yang membantu individu atau pasangan suami istri untuk untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran yang memang diinginkan, mengatur interval diantara kelahiran. KB merupakan proses yang disadari oleh pasangan untuk memutuskan jumlah dan jarak anak serta waktu kelahiran. Tujuannya yaitu meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak serta mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera. Maka dari itu perempuan atau pasangan usia subur lebih diprioritaskan untuk menggunakan kontrasepsi atau KB. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang berbagai jenis kontrasepsi, termasuk efek samping, kelebihan, dan kekurangannya, sehingga mereka mampu memilih metode KB yang tepat guna mengurangi mitos, kebobolan KB, serta kehamilan tak diinginkan akibat rendahnya literasi, yang sasarannya adalah WUS 15-49 tahun. Berdasarkan pelaksanaan program dari implementasi kegiatan pengabdian menunjukkan hasil bahwa WUS mengetahui pentingnya metode kontrasepsi atau KB yang tepat. Kesimpulan dari Program “PELITA” adalah program ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran WUS mengenai penggunaan kontrasepsi.