Pengembangan bahan ajar digital pada pembelajaran teks cerita fantasi diperlukan untuk mengatasi keterbatasan sumber belajar yang digunakan di kelas VII MTs Al-Hidayah Citaringgul, Kabupaten Bogor. Guru masih menggunakan buku teks sebagai sumber utama pembelajaran sehingga materi belum disajikan secara lengkap dan kurang didukung oleh ilustrasi yang memadai. Kondisi tersebut menyebabkan peserta didik mengalami kesulitan memahami unsur-unsur, struktur, dan kaidah kebahasaan teks cerita fantasi serta berdampak pada rendahnya keterampilan menulis. Persentase analisis kebutuhan sebesar 81% menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik membutuhkan pengembangan e-modul interaktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul interaktif Canva hyperlink yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data diperoleh melalui angket analisis kebutuhan, validasi ahli, tes pretest dan posttest, serta angket respons guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan sangat valid dengan persentase validasi ahli materi 91%, ahli media 90%, dan ahli bahasa 81,5%. E-modul juga efektif meningkatkan keterampilan menulis teks cerita fantasi, ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata peserta didik dari 47,9 menjadi 89,9. Hasil N-gain sebesar 0,82 termasuk kategori tinggi dan uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Respons pengguna sangat baik dengan persentase respons guru 100% dan peserta didik 89,6%. Dengan demikian, e-modul interaktif Canva hyperlink dinyatakan layak, efektif, dan memperoleh respons sangat baik untuk digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia teks cerita fantasi kelas VII SMP/MTs.