Kuncoro Foe
Fakultas Farmasi, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Surabaya 60112, East Java, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN EKSTRAK BILBERI (Vaccinium myrtillus) TERSTANDARISASI MENJADI GRANUL EFERVESEN SEBAGAI SUPLEMEN ANTIOKSIDAN Cornelius Steven Kashawan; Farida Lanawati Darsono; Kuncoro Foe
Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v12i1.1021

Abstract

Bilberi (Vaccinium myrtillus L.) mengandung antosianin dan umumnya dipasarkan dalam bentuk sediaan cair, namun sediaan tersebut memiliki stabilitas fisik dan kimia yang rendah. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan bentuk sediaan alternatif berupa granul efervesen yang lebih stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi formulasi granul efervesen ekstrak bilberi (GE-EB) berdasarkan kadar air, laju alir, waktu larut efervescen, dan aktivitas antioksidan. Ekstrak kering bilberi diperoleh melalui metode perkolasi menggunakan pelarut air, dilanjutkan dengan pengeringan semprot serta standarisasi spesifik dan nonspesifik. Granul efervesen diformulasikan dengan metode granulasi basah, mengandung 160 mg ekstrak bilberi per sachet. Proporsi asam sitrat dan asam tartrat secara kritis memengaruhi kinetika reaksi efervesen, hidrasi partikel, waktu larut, kekerasan, dan stabilitas. Oleh karena itu, rasio kedua asam dioptimalkan menggunakan desain faktorial, dengan asam sitrat monohidrat (8–12%) sebagai faktor A dan asam tartrat (16–24%) sebagai faktor B. Respon yang diamati meliputi kadar air, laju alir, dan waktu larut efervesen. Evaluasi mutu fisik meliputi organoleptik, pH, kadar air, sifat alir, dan waktu larut. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH dan dinyatakan sebagai nilai IC?? yang diukur dengan microplate reader. Analisis statistik dilakukan menggunakan ANOVA satu arah (perlakuan Yates), yang kemudian dilanjutkan dengan uji post hoc Tukey. GE-EB memiliki karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan, dengan pH 5,59–6,65, kadar air 2,66–2,99%, laju alir 5,35–5,54 g/detik, sudut diam 27,49°–27,67°, rasio Hausner 1,13–1,16, indeks Carr 12,10–14,20%, dan waktu larut 1,34–2,54 menit. Asam sitrat monohidrat, asam tartrat, serta interaksinya berpengaruh signifikan terhadap seluruh respon. Formula optimum diperoleh pada konsentrasi asam sitrat monohidrat 10,27% dan asam tartrat 16,93%, dengan kadar air 2,81%, laju alir 5,51 g/detik, dan waktu larut 1,5 menit. Formula ini memiliki aktivitas antioksidan kuat dengan nilai IC?? sebesar 161,74 ± 0,97 µg/mL.