Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

“Hubungan Durasi Penggunaan Gadget dengan Kualitas Tidur Pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Mahasiswa UIN Sumatera Utara” Irfan Sazali Nasution; Tri Dela Puspita; Luthfi Fakhriansyah; Rika Haalimah; Delina Yanti; Dinda Mutiara; Najla Fazila Windra
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.449

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat cepat membuat perangkat elektronik menjadi bagian penting dalam kehidupan mahasiswa, baik untuk urusan belajar maupun kehidupan sosial. Namun, penggunaan yang terlalu lama bisa mengganggu kualitas tidur karena paparan cahaya biru yang mengurangi produksi hormon melatonin. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana lama penggunaan gadget berpengaruh terhadap kualitas tidur para mahasiswa pada Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) di Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Cross-Sectional. Penelitian ini menggunakan 102 orang responden yang dipilih dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dimodifikasi berdasarkan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur, serta skala Likert untuk menilai lama penggunaan gadget. Kuesioner tersebut dibagikan melalui Google Form. Data tersebut dianalisis secara univariat untuk melihat sebaran frekuensinya, sementara untuk menganalisis hubungan antar variabel digunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden menggunakan perangkat elektronik selama waktu yang cukup lama, yaitu lebih dari 5 jam setiap hari (66,7%). Meskipun penggunaan perangkat elektronik cukup tinggi, sebagian besar orang yang diwawancara (57,8%) justru masih memiliki kualitas tidur yang termasuk baik. Uji Chi-Square memberikan nilai p-value sebesar 0,536, yang lebih besar dari 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang berarti antara lama penggunaan gadget dengan kualitas tidur para mahasiswa FKM UIN Sumatera Utara. Faktor lain seperti stres, cara hidup, penggunaan kafein, serta kemampuan seseorang dalam mengatur jam tidur mungkin lebih besar pengaruhnya terhadap kualitas tidur dibandingkan hanya lamanya penggunaan perangkat elektronik.
“Hubungan Durasi Penggunaan Gadget dengan Kualitas Tidur Pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Mahasiswa UIN Sumatera Utara” Irfan Sazali Nasution; Tri Dela Puspita; Luthfi Fakhriansyah; Rika Haalimah; Delina Yanti; Dinda Mutiara; Najla Fazila Windra
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.449

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat cepat membuat perangkat elektronik menjadi bagian penting dalam kehidupan mahasiswa, baik untuk urusan belajar maupun kehidupan sosial. Namun, penggunaan yang terlalu lama bisa mengganggu kualitas tidur karena paparan cahaya biru yang mengurangi produksi hormon melatonin. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana lama penggunaan gadget berpengaruh terhadap kualitas tidur para mahasiswa pada Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) di Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Cross-Sectional. Penelitian ini menggunakan 102 orang responden yang dipilih dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dimodifikasi berdasarkan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur, serta skala Likert untuk menilai lama penggunaan gadget. Kuesioner tersebut dibagikan melalui Google Form. Data tersebut dianalisis secara univariat untuk melihat sebaran frekuensinya, sementara untuk menganalisis hubungan antar variabel digunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden menggunakan perangkat elektronik selama waktu yang cukup lama, yaitu lebih dari 5 jam setiap hari (66,7%). Meskipun penggunaan perangkat elektronik cukup tinggi, sebagian besar orang yang diwawancara (57,8%) justru masih memiliki kualitas tidur yang termasuk baik. Uji Chi-Square memberikan nilai p-value sebesar 0,536, yang lebih besar dari 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang berarti antara lama penggunaan gadget dengan kualitas tidur para mahasiswa FKM UIN Sumatera Utara. Faktor lain seperti stres, cara hidup, penggunaan kafein, serta kemampuan seseorang dalam mengatur jam tidur mungkin lebih besar pengaruhnya terhadap kualitas tidur dibandingkan hanya lamanya penggunaan perangkat elektronik.