Siti Ekowati Rusdini
Universitas Negeri Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Sejarah Lokal Tugu Perjuangan Wonorejo sebagai Sumber Belajar IPS Eka Wanda Febriati; Siti Ekowati Rusdini
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.8417

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah pentingnya pemanfaatan sejarah lokal Tugu Perjuangan Wonorejo sebagai sumber belajar IPS untuk meningkatkan pemahaman, kepedulian, dan karakter cinta sejarah pada peserta didik melalui pembelajaran yang kontekstual. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah masih cenderung berfokus pada penggunaan buku teks sehingga kurang mengaitkan materi dengan lingkungan sekitar peserta didik. Pemanfaatan sejarah lokal sebagai sumber belajar dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan sejarah lokal Tugu Perjuangan Wonorejo sebagai sumber belajar IPS, respon guru dan peserta didik terhadap pembelajaran berbasis sejarah lokal, serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru IPS dan peserta didik kelas VIII SMPN 1 Pringapus. Data dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sejarah lokal dilakukan melalui pengemasan materi dalam bentuk media video pembelajaran yang mengintegrasikan dokumentasi nyata dengan animasi. Pembelajaran berlangsung secara kontekstual melalui tahapan pendahuluan, inti, dan penutup. Respon guru dan peserta didik menunjukkan hasil yang positif, ditandai dengan meningkatnya keaktifan, pemahaman, serta munculnya sikap bangga dan nasionalisme. Meskipun demikian, terdapat kendala dalam hal keterbatasan waktu, pengembangan media, serta kesiapan guru. Dengan demikian, pemanfaatan sejarah lokal melalui media video dapat menjadi alternatif sumber belajar yang efektif dalam pembelajaran IPS.
IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING BERBASIS VIDEO DOKUMENTER SOSIAL DALAM MEMPERKUAT KARAKTER PEDULI SOSIAL SISWA SMP Dea Kurnia Sari; Siti Ekowati Rusdini
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.11555

Abstract

ABSTRACT The low level of students’ social awareness, as reflected in limited empathy, low participation in social activities, and a tendency toward individualistic behavior, has become a challenge in social studies learning. This study aims to describe the implementation of Project-Based Learning (PjBL) using social documentary videos and to analyze its contribution to strengthening the social care character of Grade VIII C students at SMP Negeri 40 Semarang. The study employed a qualitative approach, with data collected through observations, semi-structured interviews, and documentation. The data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model and validated through source triangulation. The findings indicate that the implementation of PjBL based on social documentary videos enhanced students’ cooperation, responsibility, solidarity, and empathy toward social issues in their surrounding environment. Students also demonstrated more active engagement in the learning process as they gained contextual and collaborative learning experiences. Although several challenges were encountered, including limited instructional time, differences in students’ technical skills, and inadequate internet access, the learning activities remained effective in achieving the intended objectives. The findings suggest that the use of social documentary videos as project outcomes provides authentic learning experiences and serves as an innovative approach to strengthening students’ social care character in social studies education. Therefore, Project-Based Learning based on social documentary videos can be considered an effective alternative instructional strategy for fostering students’ social care character. ABSTRAK Rendahnya kepedulian sosial siswa yang ditunjukkan melalui kurangnya empati, partisipasi dalam kegiatan sosial, dan kecenderungan perilaku individualis menjadi tantangan dalam pembelajaran IPS di SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Project Based Learning (PjBL) berbasis video dokumenter sosial serta menganalisis kontribusinya dalam memperkuat karakter peduli sosial siswa kelas VIII C di SMP Negeri 40 Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman serta diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL berbasis video dokumenter sosial mampu meningkatkan kerja sama, tanggung jawab, solidaritas, dan empati siswa terhadap permasalahan sosial di lingkungan sekitar. Siswa juga menunjukkan keterlibatan yang lebih aktif dalam proses pembelajaran karena memperoleh pengalaman belajar yang kontekstual dan kolaboratif. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan waktu, variasi kemampuan teknis siswa, dan akses internet yang belum optimal, pelaksanaan pembelajaran tetap berjalan efektif dalam mencapai tujuan yang ditetapkan. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan video dokumenter sosial sebagai produk proyek memberikan pengalaman belajar yang lebih autentik sekaligus menjadi inovasi dalam penguatan karakter peduli sosial pada pembelajaran IPS. Dengan demikian, Project Based Learning berbasis video dokumenter sosial dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan karakter peduli sosial siswa.
PENERAPAN GAME BASED LEARNING GIMKIT UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER KOLABORASI DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMP Luthfiyah Nisrina Andini; Siti Ekowati Rusdini
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10401

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya karakter kolaborasi siswa dalam pembelajaran IPS yang ditandai dengan kurangnya partisipasi aktif, interaksi antar siswa, serta pembagian tugas yang belum merata dalam kegiatan kelompok. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan siswa secara lebih aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Game Based Learning menggunakan platform Gimkit dalam meningkatkan karakter kolaborasi siswa pada pembelajaran IPS di SMP Negeri 40 Semarang. Penerapan pembelajaran ini sejalan dengan teori konstruktivisme sosial yang dikemukakan oleh Lev Vygotsky yang menekankan pentingnya interaksi sosial dalam membangun pengetahuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan penelitian meliputi guru mata pelajaran IPS, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan kurikulum, serta siswa kelas VIII E dan VIII F. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Game Based Learning menggunakan platform Gimkit mampu meningkatkan karakter kolaborasi siswa yang terlihat dari meningkatnya partisipasi dalam diskusi kelompok, pembagian tugas sesuai kemampuan, serta interaksi yang lebih aktif antar siswa selama pembelajaran.  Kata Kunci: Game Based Learning, Gimkit , Karakter Kolaborasi   ABSTRACT This study was motivated by the low level of collaboration among students in social studies learning, which was characterized by a lack of active participation, interaction among students, and uneven distribution of tasks in group activities. Therefore, learning innovations that can encourage more active student involvement are needed. This study aims to analyze the application of Game-Based Learning using the Gimkit platform in improving students' collaborative character in social studies learning at SMP Negeri 40 Semarang. The application of this learning is in line with the social constructivism theory proposed by Lev Vygotsky, which emphasizes the importance of social interaction in building knowledge. This study uses a qualitative approach. The research informants include social studies teachers, the vice principal in charge of student affairs and curriculum, and students from classes VIII E and VIII F. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the application of Game-Based Learning using the Gimkit platform is able to improve students' collaborative character, as seen from increased participation in group discussions, division of tasks according to ability, and more active interaction between students during learning.