Dwi Putri Nuravianti
Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Pembelajaran pada Kelas Kecil: Pendampingan Siswa dengan Hambatan Literasi dan Numerasi di SD Negeri 2 Linggasari Dwi Putri Nuravianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i5.8073

Abstract

Pembelajaran pada kelas kecil di sekolah dasar memiliki dinamika yang berbeda, terutama ketika terdapat siswa yang mengalami hambatan literasi dan numerasi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan karena terdapat satu siswa kelas IV di SD Negeri 2 Linggasari yang masih mengalami hambatan dalam  membaca, menulis, dan berhitung dengan baik sehingga memengaruhi fokus belajar siswa lain dalam proses pembelajaran. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk mengetahui dinamika pembelajaran pada kelas kecil serta bentuk pendampingan yang diberikan kepada siswa yang mengalami hambatan literasi dan numerasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian meliputi  observasi, wawancara, dan keterlibatan langsung dalam kegiatan mengajar dikelas selama tiga kali pertemuan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa jumlah siswa yang sedikit memudahkan guru dalam mengelola kelas dan membangun interaksi belajar yang baik antarsiswa. Namun, hambatan literasi dan numerasi pada salah satu siswa menjadi tantangan tersendiri karena memerlukan pendampingan khusus dan perhatian lebih dalam proses pembelajaran, karena sering mengganggu konsentrasi teman lainnya saat pembelajaran berlangsung. Kegiatan pendampingan yang dilakukan selama kegiatan mengajar  memberikan kontribusi dalam membantu siswa lebih aktif mengikuti pembelajaran serta meningkatkan perhatian belajar di kelas. Dengan demikian, dinamika pembelajaran pada kelas kecil memerlukan strategi pendampingan yang adaptif agar proses belajar dapat berjalan secara optimal dan kondusif bagi seluruh siswa.