Abstrak: Language is a fundamental human ability, emerging through a series of complex processes involving various internal and external factors. Language plays a role not only as a means of communication but also as a medium for thinking, conveying ideas, and building social interactions. This study aims to explore the debate between nature and nurture theories in the context of language development and assess its impact on language teaching. The nature theory proposed by Noam Chomsky argues that language ability is a talent that is present from birth through a mechanism called the Language Acquisition Device (LAD), allowing individuals to learn language in a natural and organized manner. In contrast, the nurture theory introduced by B. F. Skinner emphasizes that language is formed through interactions with the environment involving stimulus-response processes, imitation, and reinforcement. This study uses a qualitative approach by applying literature study methods to analyze various references, including books, journals, and previous research relevant to language formation and teaching. The results of this study indicate that language development cannot be explained by a single theory, but rather is the result of a complex interaction between biological potential and environmental influences. Previous research also shows that cognitive readiness and sufficient language exposure are very important in the development of language skills. Therefore, the implications of this research suggest that language teaching should integrate these two approaches, providing opportunities for students to use language naturally while emphasizing structured practice and reinforcement. It is hoped that this integration will improve students' language skills, understanding, and mastery more efficiently. Keywords: nature, nurture, language formation, language learning, behaviorism, nativism Abstrak. Bahasa merupakan kemampuan fundamental yang dimiliki manusia, yang muncul melalui rangkaian proses yang kompleks dan melibatkan berbagai faktor internal dan eksternal. Peran bahasa bukan hanya sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai media untuk berpikir, menyampaikan gagasan, dan membangun interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perdebatan antara teori nature dan nurture dalam konteks perkembangan bahasa serta menilai dampaknya terhadap pengajaran bahasa. Teori nature yang dikemukakan oleh Noam Chomsky berpendapat bahwa kemampuan berbahasa adalah bakat yang sudah ada sejak lahir melalui mekanisme yang disebut Language Acquisition Device (LAD), sehingga individu dapat mempelajari bahasa dengan cara yang alami dan terorganisir. Sebaliknya, teori nurture yang diperkenalkan oleh B. F. Skinner menekankan bahwa bahasa terbentuk melalui interaksi dengan lingkungan yang melibatkan proses stimulus-respons, peniruan, dan penguatan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode studi literatur untuk menganalisis beragam referensi, termasuk buku, jurnal, serta penelitian sebelumnya yang relevan dengan pembentukan dan pengajaran bahasa. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa perkembangan bahasa tidak bisa dijelaskan hanya dengan satu teori, melainkan merupakan hasil dari interaksi yang rumit antara potensi biologis dan pengaruh lingkungan. Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa kesiapan kognitif dan paparan bahasa yang cukup sangat penting dalam perkembangan kemampuan berbahasa. Oleh karena itu, implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengajaran bahasa harus mengintegrasikan kedua pendekatan ini, dengan memberikan kesempatan bagi siswa untuk menggunakan bahasa secara alami dan juga menekankan praktik yang terstruktur serta penguatan. Diharapkan bahwa penggabungan ini mampu meningkatkan kemampuan, pemahaman, dan penguasaan bahasa peserta didik secara lebih efisien. Kata kunci: Kata kunci: nature, nurture, pembentukan bahasa, pembelajaran bahasa, behaviorisme, nativisme