Cuk Yuana
Fakultas Ilmu Budaya Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AMBIGUITAS LEKSIKAL DAN AMBIGUITAS PRAGMATIK DALAM MANGA DARK GATHERING KARYA KENICHI KONDO Cuk Yuana; Andrean Tedja Hartono
TANDA Vol 6 No 03 (2026): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i03.2787

Abstract

Penelitian ini membahas ambiguitas leksikal dan pragmatik dalam manga Dark Gathering karya Kenichi Kondo, dengan tujuan mendeskripsikan dan menganalisis bentuk ambiguitas yang ditemukan dalam dialog antar karakter. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pragmatik yang digunakan untuk memfokuskan pada penggunaan kata yang mengandung ambiguitas leksikal dan ambiguitas pragmatik oleh beberapa karakter dalam berbagai scene. Dengan menggunakan teori Berry (2003:12), penelitian ini mengeksplorasi tentang bentuk khususnya ambiguitas ambiguitas leksikal dan ambiguitas pragmatik yang ditemukan dalam kutipan dialog. Setelah melakukan analisis, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut : 8 data yang mengandung ambiguitas leksikal yang terdiri atas bentuk homofon sebanyak 1 data, homograf sebanyak 4 data , dan polisemi sebanyak 3 data. Selain itu, terdapat 6 data yang mengandung ambiguitas pragmatik yang terdiri atas 4 data berbentuk kesalahpahaman niat dan 2 data yang berbentuk kesalahpahaman literal.
KLASIFIKASI BENTUK KAOMOJI DALAM AKUN X VTUBER SHIRAKAMI FUBUKI Cuk Yuana; Nizar Nabil Alifi Wildan
TANDA Vol 6 No 01 (2026): BAHASA DAN SASTRA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i01.2606

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengklasifikasikan bentuk dan emosi kaomoji yang digunakan dalam akun X (Twitter) @ShirakamiFubuki yang dimiliki oleh VTuber Shirakami Fubuki. Dalam komunikasi digital berbasis teks, kaomoji berfungsi sebagai representasi ekspresi nonverbal yang membantu menyampaikan emosi penutur secara visual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa 21 unggahan Shirakami Fubuki yang mengandung kaomoji pada periode September–November 2025. Analisis dilakukan dengan mengacu pada teori penyusunan kaomoji Yasuoka (2012) untuk mengklasifikasikan bentuk kaomoji, serta pengelompokan emosi berdasarkan konteks penggunaannya dalam unggahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 21 data kaomoji, terdapat 14 data yang termasuk dalam klasifikasi kaomoji ekspresi wajah (face expression) dan 7 data yang termasuk dalam klasifikasi kaomoji gerak atau tindakan (motion/action). Hal ini menunjukkan bahwa kaomoji ekspresi wajah merupakan bentuk yang paling dominan digunakan oleh Shirakami Fubuki dalam unggahan akun X-nya. Berdasarkan klasifikasi emosi, kaomoji yang dianalisis merepresentasikan beberapa jenis emosi, yaitu emosi senang/gembira (12 data), emosi antusias atau bersemangat (4 data), emosi lelah atau keletihan ringan (3 data), serta emosi malu dan terkejut (2 data). Dominasi emosi senang dan gembira menunjukkan bahwa kaomoji digunakan secara konsisten untuk membangun suasana komunikasi yang positif, santai, dan akrab dengan penggemar.