Nikmarijal Nikmarijal
Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Sidik Bangka Belitung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika art therapy sebagai media katarsis kecemasan pada remaja di era digital Wanda Rahmadany; Sandra Azzuhra; Nikmarijal Nikmarijal
Journal of Counseling and Educational Technology Vol 7, No 2 (2024): Journal of Counseling and Educational Technology
Publisher : RedWhite Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32698/01841

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dinamika art therapy sebagai media katarsis kecemasan remaja di era digital. Krisis KES-T (Kecemasan, Emosi, Stres, Trauma) pada remaja sering kali terhambat oleh keterbatasan artikulasi verbal atau alexithymia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis mengenai dinamika art therapy sebagai media katarsis kecemasan pada remaja di era digital. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus mendalam, penelitian ini membedah mekanisme intervensi seni non-linguistik. Temuan empiris menunjukkan efektivitas signifikan dengan penurunan skor UCLA PTSD rata-rata sebesar 20,8 poin dibandingkan kelompok kontrol. Secara neurobiologis, aktivitas kreatif ini terbukti menurunkan kadar kortisol ($P < 0.05$) dan menstabilkan sistem saraf otonom. Simpulannya, art therapy merupakan teknologi penyembuhan holistik yang efektif merekonstruksi kesejahteraan mental melalui integrasi narasi diri dan pemberian jarak estetika yang aman.
Art therapy sebagai metode penyembuhan psikologis dalam kesehatan mental Zahwa Aulia Putri; Nikmarijal Nikmarijal; Suhartiwi Suhartiwi
Journal of Counseling and Educational Technology Vol 8, No 2 (2025): Journal of Counseling and Educational Technology
Publisher : RedWhite Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32698/01901

Abstract

Kesehatan mental merupakan isu global yang kian mendesak, ditandai dengan meningkatnya prevalensi gangguan seperti depresi, kecemasan, dan gangguan stres pascatrauma (PTSD) di berbagai kelompok usia. Di tengah keterbatasan pendekatan konvensional baik farmakoterapi maupun psikoterapi verbal dalam hal aksesibilitas dan efek samping, art therapy atau terapi seni hadir sebagai modalitas psikoterapi integratif non-farmakologis yang memanfaatkan proses kreatif pembuatan karya seni sebagai medium ekspresi diri dan penyembuhan psikologis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep art therapy sebagai metode penyembuhan psikologis dalam kesehatan mental. Hasil kajian menunjukkan bahwa art therapy terbukti efektif secara signifikan dalam mereduksi gejala kecemasan, depresi, PTSD, skizofrenia, serta gangguan jiwa lainnya pada populasi anak, remaja, dewasa, hingga lansia. Keunggulan utamanya terletak pada sifatnya yang non-verbal, inklusif, dan adaptif terhadap konteks budaya lokal, menjadikannya alternatif yang relevan bagi individu yang tidak merespons terapi berbasis verbal secara optimal. Temuan ini menegaskan bahwa art therapy layak diposisikan sebagai intervensi terapeutik terstruktur yang dapat diintegrasikan secara sinergis dalam sistem layanan kesehatan mental secara menyeluruh.