Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Comparative Analysis of Constitutional Protections for Freedom of Speech in Democratic States Wiwi Winarti
Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 3 (2025): Asian Journal of Multidisciplinary Research
Publisher : Jujurnal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/7ahj4p34

Abstract

This study examines constitutional protections for freedom of speech in democratic states through a comparative legal approach. Using a systematic literature review method, this research analyzes 23 selected scholarly articles to identify key patterns, similarities, and differences in constitutional frameworks, judicial interpretation, and contemporary challenges. The findings reveal that while freedom of speech is universally recognized as a fundamental right, its scope and limitations vary significantly across jurisdictions due to differences in legal traditions, constitutional design, and socio-political contexts. Judicial interpretation plays a critical role in shaping the practical application of this right, particularly through doctrines such as proportionality and balancing tests. In addition, the study highlights the ongoing challenge of reconciling freedom of speech with competing interests, including national security, public order, and the protection of individual rights. The research also underscores the impact of digitalization, which introduces new complexities in regulating online expression and challenges traditional constitutional frameworks. This study contributes to the development of comparative constitutional law by offering an integrative analysis that combines doctrinal and contextual perspectives. It provides valuable insights for policymakers, legal practitioners, and scholars in strengthening democratic principles and ensuring effective protection of freedom of speech in an evolving global landscape.
Implementasi Pedagogi Berpusat pada Siswa (LCP) di Pendidikan Teknik pada Konteks Sosial-Budaya dan Kebijakan di Negara Berkembang Wiwi Winarti
Mandalika: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa Vol 4 No 1 (2026): Mandalika Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Mandalika Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/jipb.v4i1.418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Learner-Centered Pedagogy (LCP) dan Problem-Based Learning (PBL) dalam pendidikan teknik di negara-negara berkembang, dengan fokus pada tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), yang melibatkan identifikasi, evaluasi, dan sintesis artikel-artikel terkait dari berbagai publikasi yang relevan antara tahun 2000 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun LCP dan PBL memiliki potensi untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan keterampilan praktis, penerapannya terhambat oleh keterbatasan pelatihan guru, kurikulum yang kaku, dan hambatan sosial-budaya. Penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa adopsi teknologi dan kolaborasi antara pemangku kepentingan merupakan faktor penting dalam kesuksesan implementasi kedua pendekatan ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun kebijakan pendidikan mendukung penerapan LCP dan PBL, tantangan besar tetap ada, dan diperlukan perbaikan dalam pelatihan guru serta adaptasi kurikulum agar kedua pendekatan ini dapat diterapkan dengan lebih efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman penerapan LCP dan PBL di konteks pendidikan teknik di negara-negara berkembang.