ABSTRACT Adolescents living in orphanages often experience limited parental affection, low emotional support, and difficulties in adapting to institutional caregiving environments, which may negatively affect their psychological well-being. This study aimed to examine the effect of social support on the psychological well-being of adolescents residing in orphanages. A quantitative correlational design was employed involving 120 adolescents aged 13–18 years as participants. Data were collected using validated and reliable scales measuring social support and psychological well-being. The data were analyzed using simple linear regression. The results indicated a significant positive relationship between social support and psychological well-being (r = 0.344; p = 0.000). Furthermore, social support contributed 11.8% to psychological well-being (R² = 0.118). These findings suggest that higher levels of social support are associated with better psychological well-being among adolescents in orphanages. Therefore, social support plays an important role in enhancing adolescents’ psychological well-being, highlighting the importance of fostering supportive social environments in orphanage settings. ABSTRAK Remaja yang tinggal di panti asuhan sering menghadapi keterbatasan kasih sayang orang tua, dukungan emosional yang kurang, serta tantangan dalam beradaptasi dengan lingkungan pengasuhan institusional. Kondisi tersebut dapat berdampak negatif terhadap kesejahteraan psikologis mereka, seperti munculnya perasaan kesepian, rasa tidak aman, rendahnya harga diri, serta kesulitan dalam menghadapi stres kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis remaja yang tinggal di panti asuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 120 remaja berusia 13–18 tahun yang dipilih sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan menggunakan skala dukungan sosial dan skala kesejahteraan psikologis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis (r = 0,344; p = 0,000). Selain itu, dukungan sosial memberikan kontribusi sebesar 11,8% terhadap kesejahteraan psikologis (R² = 0,118). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diterima remaja, maka semakin baik pula kesejahteraan psikologis mereka. Dengan demikian, dukungan sosial merupakan faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja di panti asuhan, sehingga lingkungan sosial yang suportif perlu terus dioptimalkan.