Akhsaniyah Akhsaniyah
Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Komunikasi melalui Pelatihan Public speaking bagi Kader Surabaya Hebat sebagai Agen Perubahan Masyarakat Maria Yuliastuti; Akhsaniyah Akhsaniyah
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 4 No. 1 (2026): June
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v4i1.362

Abstract

The low level of community participation in health and environmental activities, such as Mosquito Nest Eradication (PSN), Community-Based Total Sanitation (STBM), utilization of Family Medicinal Plants (TOGA), waste sorting, and Integrated Health Posts (Posyandu), indicates the limited communication skills of community-level cadres. This community service activity aims to improve the public speaking skills of the Great Surabaya Cadres (KSH) in Gunung Anyar Tambak Village as an effort to encourage community participation. The implementation of the activity was carried out through participatory training that included material delivery, interactive discussions, simulations, and practice-based evaluations. The results of the activity showed an increase in the cadres' ability to convey messages clearly, structured, and persuasively, which has an impact on increasing community awareness and participation in health and environmental programs in the local area. This activity contributes to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), especially Goals 3, 6, 11, and 17, by strengthening the role of cadres as agents of change at the community level. Kader Surabaya Hebat (KSH) memiliki peran strategis sebagai penggerak masyarakat dalam mendukung program kesehatan dan lingkungan berbasis komunitas. Namun, rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Survey Tanaman Obat Keluarga (TOGA), pemilahan sampah, dan Posyandu menunjukkan perlunya penguatan kapasitas komunikasi kader. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan public speaking KSH Kelurahan Gunung Anyar Tambak melalui pelatihan yang dirancang secara partisipatif dan kontekstual. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, diskusi, simulasi, dan evaluasi berbasis praktik lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kepercayaan diri kader dalam menyampaikan pesan secara jelas, terstruktur, dan persuasif, yang berdampak pada meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam program kesehatan dan lingkungan. Kebaruan kegiatan terletak pada pemanfaatan public speaking sebagai instrumen strategis pemberdayaan sosial, bukan sekadar keterampilan komunikasi individual. Kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 3, 6, 11, dan 17, melalui penguatan peran kader sebagai agen perubahan di tingkat komunitas.