Baiq Rindiani Antika
Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Analysis of the Manufacturing Sector in the Economy of West Nusa Tenggara Province (An Input-Output Approach) Baiq Rindiani Antika; Wahyunadi; M. Jumaedi
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 2 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i2.9853

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sektor manufaktur dalam perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Barat berdasarkan data Input-Output 2016, dengan mengukur keterkaitan maju dan mundur serta koefisien daya dispersi dan sensitivitas disperson terhadap sektor ekonomi lainnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Input-Output, berdasarkan Tabel Input-Output Nusa Tenggara Barat 2016 dari Badan Pusat Statistik. Penelitian ini menganalisis keterkaitan maju dan mundur, daya dispersi, dan sensitivitas untuk menilai peran sektor manufaktur dalam perekonomian daerah. Analisis Input-Output menunjukkan bahwa perekonomian Nusa Tenggara Barat masih didominasi oleh sektor primer, dengan manufaktur belum menjadi kontributor utama terhadap PDB. Namun, keterkaitan mundur yang tinggi (1,711) dan daya dispersi (1,208) menunjukkan peran yang kuat dalam mendorong sektor hulu. Meskipun keterkaitan ke depannya moderat (1,317) dan sensitivitas dispersinya di bawah satu (0,892), manufaktur tetap penting secara strategis sebagai jembatan antara sektor primer dan sektor bernilai tambah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan sektor manufaktur dapat mendorong pertumbuhan ekonomi regional karena keterkaitannya yang relatif tinggi dan daya dispersinya. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan harus fokus pada perluasan manufaktur berbasis sumber daya untuk mendukung transformasi ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan analisis Input-Output untuk menguji keterkaitan manufaktur di Provinsi Nusa Tenggara Barat, di mana penelitian serupa masih terbatas.