Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN ORANG TUA DALAM MENANAMKAN AGAMA DAN MORAL KEPADA ANAK DI TENGAH KRISIS KETELADANAN SOSIAL DI RA AL-MUJTAMA PAMEKASAN Novie Aliva Mawardi; Abd. Rosyid
ABATATSA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 01 (2026): Maret
Publisher : STAI Al Mujtama Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54625/abts.v3i01.8398

Abstract

Parents have a very important role in instilling religious and moral values ​​in the midst of a social role model crisis. Parents have a big responsibility in educating, caring for, and guiding their children to become moral children who are ready to live in society. The aim of this research is to describe the role of parents in overcoming the crisis of social role models at RA Al-Mujtama. The method in this research uses a qualitative approach with secondary data sources, namely journals, books and theses that support the research object and the primary data sources are from the results of interviews with the pricipal, teachers and parents, data collection techniques through observation, interviews and documentation with the principal, teachers and parents at RA Al-Mujtama. The results of this study revealed that there are four important roles of parents in instilling religious and moral values ​​in children, namely as educators, motivators, role models, and as friends. Parents need to have a high level of awareness to be able to carry out these four roles. The way to instill religious and moral values ​​starts from daily habits, such as parents teaching children to pray and recite the koran together, and also modeling polite, honest and sharing behavior with others. The obstacles parents face in instilling religious and moral values ​​in children are parents' busyness in earning money, parents who still lack religious knowledge, and the situation of the surrounding environment.
Hiperaktivitas sebagai Attention Seeking Behavior bagi Anak: Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak di KB Al-Mujtama’ Pamekasan Sufiatin Mutmainnah; Abd. Rosyid
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hiperaktivitas sebagai attention seeking behavior serta mengkaji peran keterlibatan orang tua dalam mengembangkan sosial emosional anak usia dini di KB Pondok Pesantren Al-Mujtama' Pamekasan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku hiperaktif pada anak tidak semata-mata berkaitan dengan faktor biologis, tetapi juga merupakan bentuk komunikasi nonverbal untuk memperoleh perhatian dan pemenuhan kebutuhan emosional yang belum terpenuhi. Perilaku tersebut ditandai dengan kesulitan duduk tenang, impulsivitas, mengganggu teman, serta mencari respons dari guru dan lingkungan sekitar. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa rendahnya keterlibatan orang tua, kurangnya komunikasi hangat, serta lemahnya kelekatan emosional berkontribusi terhadap munculnya perilaku attention seeking behavior. Sebaliknya, keterlibatan orang tua yang aktif melalui pendampingan, perhatian, komunikasi yang intensif, serta kerja sama dengan pihak sekolah mampu meningkatkan stabilitas sosial emosional anak dan mengurangi perilaku hiperaktif. Penelitian ini menegaskan bahwa sinergi antara keluarga dan sekolah menjadi faktor penting dalam pengembangan sosial emosional anak serta dapat menjadi alternatif nonmedis dalam menangani perilaku hiperaktif pada anak usia dini, khususnya dalam konteks pendidikan berbasis pesantren.