Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Intensitas dan Durasi Hujan Terhadap Stabilitas Lereng pada Tanah Residual Balikpapan Arief Nugraha Pontoh; Noor Zaqiyah Muhding; Muhammad Fajrin Wahab; Fachreza Akbar
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v9i3.815

Abstract

Rainfall-induced landslides on residual soil slopes pose a serious threat to communities in North Balikpapan, Indonesia, where the landslide hazard index ranges from 0.23 to 0.73 and the region is underlain by weathered residual soils susceptible to slope failure. This study investigates the effects of rainfall intensity and duration on slope stability and pore water pressure in residual soils at three representative sites in North Balikpapan: Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Pondok Joang Indah (PJI), and Jalan Sei Wain Km.15. Numerical simulations were performed using SEEP/W for transient seepage analysis and SLOPE/W for slope stability analysis with the Bishop Simplified method, under four rainfall intensity levels (20, 50, 100, and 198 mm/day) and three duration scenarios (1, 2, and 33 hours). Intensity levels were selected based on a 20-year daily rainfall record from the BMKG Sepinggan station (2003-2022), using national rainfall classification categories, with 198 mm/day representing the maximum observed event. Results show that initial safety factors ranged from 0.741 to 3.773 across sites and slope angles. Following rainfall simulation, the Km.15 site with a 35-degree slope transitioned from critical (SF = 1.172) to unstable (SF = 0.894) under 33-hour rainfall. Pore water pressure increased from negative to near-positive values, with maximum infiltration depths of 2.5 m at ITK and 2.9 m at PJI and Km.15, both occurring on the 15-degree slopes, with the greatest effects at slope crests and toes. The 198 mm/day and 33-hour scenario produced the most critical conditions. These findings provide a quantitative basis for rainfall-triggered landslide risk assessment in residual soil areas of Borneo.
Struktur Winching Point, Papan Petunjuk Parkiran dan Kampanye Kebersihan sebagai Bentuk Kegiatan Pengabdian untuk Mendukung Aktifitas Nelayan dan Wisata Pantai Seraya Fachreza Akbar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK (PIKAT) Vol. 6 No. 2 (2025): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/pikat.v6i2.8481864

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Pantai Seraya, Balikpapan, dengan tujuan meningkatkan fungsi pantai sebagai area wisata sekaligus fasilitas bagi aktivitas nelayan. Upaya utama dilakukan melalui penerapan sistem winching point untuk membantu proses penarikan perahu ke darat dan penataan fasilitas pendukung wisata. Desain teknologi tepat guna dengan sistem winching point menggunakan mesin bensin serbaguna dengan daya 6 horse-power, dan konfigurasi gear reduction sejajar yang dipilih karena lebih mudah difabrikasi oleh bengkel lokal dibandingkan sistem worm gear, namun tetap memberikan torsi tinggi dan efisiensi penarikan yang memadai. Selain itu, dibuat anchor point di sepanjang garis pantai untuk mengoptimalkan jangkauan sistem penarikan. Peningkatan fasilitas wisata juga dilakukan melalui pemasangan papan petunjuk, penyusunan peta kawasan, serta distribusi flyer edukatif untuk meningkatkan kesadaran pengunjung terhadap kebersihan dan keteraturan area pantai. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan rekayasa terapan dengan dukungan masyarakat lokal dapat memberikan solusi efektif dan berkelanjutan bagi pengelolaan kawasan pesisir.