Hary Saputra
Departemen Farmasi, Jurusan Farmasi STIKES Keluarga Bunda Jambi, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Cemaran Salmonella sp., Angka Lempeng Total (ALT/TPC), dan Higiene Sanitasi Pedagang pada Jajanan Siomay Pinggir Jalan di Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi Umi Putriani; Nadia Raihana; Ririn Anjelin; Hary Saputra
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 2 (2026): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i2.320

Abstract

Makanan jajanan yang dijual di lingkungan terbuka berpotensi mengalami kontaminasi mikrobiologis yang dapat membahayakan kesehatan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan bakteri enterik yang terindikasi memiliki karakteristik Salmonella sp. serta menggambarkan kondisi kontaminasi mikrobiologis pada jajanan siomay yang dijual di Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif berbasis laboratorium terhadap 20 sampel siomay yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pemeriksaan dilakukan melalui kultur pada media Nutrient Agar (NA), isolasi pada media Salmonella Shigella Agar (SSA), pengamatan morfologi koloni, serta uji biokimia yang meliputi uji Indol, Motilitas, Methyl Red (MR), Sitrat, dan Triple Sugar Iron Agar (TSIA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel mengalami pertumbuhan bakteri pada media NA dan SSA. Jumlah koloni pada media NA berkisar antara 12–194 koloni, sedangkan pada media SSA berkisar antara 30–223 koloni. Beberapa sampel menunjukkan koloni dengan pusat hitam yang mengindikasikan produksi hidrogen sulfida (H?S), beberapa isolat memiliki karakteristik berupa motilitas positif, MR positif, dan produksi H?S yang konsisten dengan karakteristik fenotipik Salmonella sp. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang menyajikan makanan dalam kondisi terbuka (75.0%), tidak menggunakan sarung tangan (85.0%), dan menggunakan sumber air yang tidak mengalir (65.0%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa seluruh sampel siomay yang diperiksa mengalami kontaminasi mikrobiologis dan beberapa isolat menunjukkan karakteristik fenotipik yang konsisten dengan Salmonella sp.